Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Obsesi Cinta Pemain Wanita

Obsesi Cinta Pemain Wanita

“Tidak perlu. Itu saja. Aku akan membawakannya kepada Iyan setelah kamu selesai.” Setelah menunggu Senorita sampai selesai, Devanda pun membawa nampan berisi 2 piring potongan buah. Dia melihat Andriyan yang tersenyum senang pada beberapa rekan kerjanya yang dia undang untuk menembak bersama. Mungkin agar dia tidak merasa kesepian dengan Rasel yang libur sehingga tidak datang menemaninya.
103.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai seni menata buah potong
Baca
+Pustaka
ELLIA

ELLIA

Ia hanya melepas senyum pada pekerja yang didahului mengambil keranjang-keranjang wortel. Kemudian berganti mengambil keranjang berisi buah-buahan dan sayuran yang telah dikeringkan. Pisang-pisang hanya dipotong pada bagian mahkota yang menempel pada tangkai buah pisang. Selanjutnya dimasukkan di dalam keranjang.
4.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 161 kali sebagai seni menata buah potong
Baca
+Pustaka
SENTUHAN SEMALAM DENGAN ADIK MANTAN

SENTUHAN SEMALAM DENGAN ADIK MANTAN

Stak tsak tsak [Suara potongan pisau] Bahan masakan yang sudah mereka beli, satu persatu mulai mereka siapkan dan beberapa sayuran, bawang-bawangan dan cabai dipotong-potong oleh Xavier. “Bisa naikkan sedikit?” Pinta Xavier pada Felice yang sedang memegang ipad di tangannya. “Maju sedikit.” Ucap Xavier. “Apa berikutnya bawang putih? Bawang…” Gumam Xavier. “Oke sekarang bisa mundur.” Ucap Xavier. “Sekitar satu sampai tiga menit.” “Kenapa kamu tidak mendekat saja?” Keluh Felice yang mulai memegang tabnya.
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai seni menata buah potong
Baca
+Pustaka
Istana Yang Ternoda

Istana Yang Ternoda

Tak lama, Tante Vita datang membawakan sepiring potongan buah segar—pepaya, melon, dan semangka yang sudah ditata cantik. Aroma buah segar segera memenuhi ruangan. “Nak, istirahat sebentar. Kamu dari tadi serius banget lihat katalog,” ucap Tante Vita sambil meletakkan piring buah di meja. “Bu, makasih banyak.” Kania tersenyum hangat. Tante Vita duduk di sebelah Kania, menepuk lembut punggung menantunya itu.
1017.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 371 kali sebagai seni menata buah potong
Baca
+Pustaka
Terjerat Pesona Mama Temanku

Terjerat Pesona Mama Temanku

Suara pisau bertemu talenan plastik terdengar lembut, seperti jeda di antara dua dialog yang menggantung. “Apel ini manis katanya yang jual,” ucap Hardian sambil memotong-motongnya jadi potongan kecil. Ia mengambil piring kertas dari tas jinjing kecil, lalu menatanya rapi dan menusukkan satu tusuk gigi ke salah satu potongan. Sambil menyiapkan buah itu, dalam hatinya ia bergumam lirih ‘Tigar … Adit … salah satu dari kalian tolong cepat datang .…’
9.9122.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.3K kali sebagai seni menata buah potong
Tampilkan Ulasan (21)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
pipovernandes
Adakah penyesalan membuatmu berhenti? Atau kamu percaya adanya hal yang baik setelah sesalmu? Dino sangat takut. Anak yatim piatu penghuni panti asuhan itu harus berdamai dengan kata "berpisah", semua karena adopsi. "Hidup terkadang tak sesuai keinginan kita." Dino mengingat ucapan ibu asuhnya.
Baca Semua Ulasan
Ketika Selingkuhan Suamiku Mengurus Bayiku

Ketika Selingkuhan Suamiku Mengurus Bayiku

Aku segera mencuci buah itu, kemudian memotong-motongnya. "Bukankah kemarin Non Fahda juga meminta jus apel? Ah, sepertinya itu ngidam, Bu," sahutnya. Saat ini tatapan mbak Ranti beralih kembali kepada kantong plastik besar berisi beberapa bahan makanan kering yang akan disimpannya di lemari makanan. "Mungkin saja kali." Aku mulai menekan tombol dan alat itu pun segera berputar untuk menghancurkan potongan buah itu.
25.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 721 kali sebagai seni menata buah potong
Baca
+Pustaka
Takdir Cinta Humairah

Takdir Cinta Humairah

"Bumbu rujaknya sudah siap Pak... tinggal buah mangga dan pepayanya yang belum siap." Dengan cekatan tangan Bang Rendi mengupas beberapa buah mangga setengah matang untuk di jadikan rujak.Bang Rendi menyelesaikan semuanya mulai dari mencuci buahnya sampai memotong buah mangganya sesuai ukuran untuk rujak buah.
10.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 228 kali sebagai seni menata buah potong
Baca
+Pustaka
Kembali ke  1980 Dari Nol Membangun Segalanya

Kembali ke 1980 Dari Nol Membangun Segalanya

Leo segera memindahkan beberapa tampah ke sisi yang lebih aman, menutup sebagian buah dengan kain tipis, dan meminta Livia tidak membiarkan buah terkena embun sore. Wati yang melihat itu mulai tidak banyak bicara. Ia mungkin belum paham harga Wu Wei Zi, tetapi ia mulai memahami bahwa menjemur buah kecil pun punya aturan yang tidak sesederhana menaruh barang di bawah matahari. “Ribet sekali,” gumam seorang warga. Andika menutup bukunya. “Barang yang dijaga mutunya memang terasa ribet bagi orang yang biasa menjual asal berat.”
1010.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 239 kali sebagai seni menata buah potong
Baca
+Pustaka
Berawal Dari Kontrak, Berakhir Menetap

Berawal Dari Kontrak, Berakhir Menetap

Perlahan pria itu melangkah menuju laci kitchen island dan mengambil alat pengupas buah, tidak berapa lama buah mangga tadi sudah terkupas sempurna. Andra meletakannya di atas piring lalu mengambil garpu dan menusukannya disalah satu potongan buah. Rena masih melongo melihat kegesitan Andra yang sedang melayaninya. “Kenapa Mas Andra jadi so sweet gini?” Rena membatin.
9.9188.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.3K kali sebagai seni menata buah potong
Tampilkan Ulasan (34)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Falisha Irsan
Thor ceritanya mirip2 kayak pak Bos niko dan Aya ya..*_* tapi ini lebih bnyk ending yg hrs di kelarin. kayak Edward,Monika,adik2 rena dan ricko yg pasti. Tapi dicerita ini pak bos nya agak lebih lemot dlm urusan ketegasan perasaannya. msh jago bos niko, hehehe bagus ceritanya. SEMANGAT!!!
Baca Semua Ulasan
SUAMI USIL

SUAMI USIL

Aku menyerahkan plastik putih yang ku bawa tadi. "Ya Allah, Mbak. Repot-repot segala." "Nggak, ngerepotin. Cuma sedikit kok." Septi pun menyiapkan piring. Ia keluarkan buah yang ada di dalamnya. "Loh, ini semangkanya beli di mana, Mbk? Bentuknya aneh begini. Aku dulu pernah lihat semangka seperti ini 'sih, Mbak. Waktu masih kecil. Memangnya ada yang jual seperti ini?"
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai seni menata buah potong
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status