تصفية بواسطة
تحديث الحالة
الجميعمستمرمكتمل
فرز
الجميعشائعتوصيةمعدلاتتحديث
Bewitching the Alpha

Bewitching the Alpha

I stood at the edge of Ironwood territory, boots sinking into mud as cold seeped through my coat. I hated being this close to their land. It smelled like wet dog, testosterone, and trouble. “You’re late, witch.” The voice hit low and deep, vibrating through the ground before it reached my ears. I didn’t flinch. I refused to give him that. I turned slowly, amethyst eyes narrowing as I found him at the tree line. Guilermo Santander. He stepped into the gray light, rain sliding off his broad frame. Six-foot-five of pure menace. Dark hair plastered to his forehead, silver streaks catching the gloom, and those amber eyes—burning straight through me. “I’m not late,” I said calmly, though my pulse spiked. “You wolves just don’t understand patience.” He stopped three feet away. My skin prickled as the runes along my ribs flared hot, reacting to the dense magic rolling off him. Suffocating. Intoxicating. “And you witches don’t understand territory,” Guilermo said. He didn’t sound feral. He sounded tired—like a man carrying a century of weight on deceptively young shoulders. He leaned in and sniffed near my neck. I stiffened. “You smell like sage and burnt sugar,” he murmured, voice dropping, darker now. “It’s giving me a headache.” “Then stop breathing,” I snapped. One corner of his mouth lifted, a flash of sharp canine. “Make me.” The air between us snapped tight. My magic stirred, violet haze curling from my fingertips without permission, brushing the leather of his jacket. He didn’t pull away. He leaned closer. And standing there in the freezing rain with a man who could tear my throat out, I realized two things: Elder Sibal was wrong—Guilermo wasn’t a monster to be chained. And I was in serious trouble.
Werewolf
81.5K وجهات النظرمكتمل
قراءة
أضف إلى المكتبة
Crimson Bloomed: Ascend

Crimson Bloomed: Ascend

Crimson Bloomed: Ascend Post - Apocalyptic Horror | Action | Yuri Harem | Coming - of - Age | Rated R | Mature Content | Slow Burn The city looked like it had been devoured — chewed up by fire, time, and whatever came after — then spit back out in jagged pieces. Dead drones dangled from power lines like rusted ornaments. Neon signs flickered above fractured pavement, their broken scripts glitching into gibberish. Down the block, a half - melted smartcar burned slow, casting warped shadows across the skeletal remains of a coffee bar. Behind a crumpled tram car, someone crouched low, breath tight in her lungs. The shrieking hadn’t stopped. It came again — sharp, bone-deep, the kind of sound that latched onto your spine and refused to let go. She checked the signal jammer at her hip. Still blinking. Still active. Not for long. They were tracking her. She moved fast — boots silent over broken glass, slipping through the breach in an old laundromat’s wall. Her body moved from muscle memory now: slide through, duck left, over the washer, don’t look at the corpse slumped by the dryer. Out the back. Up the fire escape. On the rooftop, she halted. Not alone. Someone was already there — silhouetted against the bleeding sunset. Combat jacket. Short - cropped hair. Pulse rifle slung casually over one shoulder like it weighed nothing. Like this was just another rooftop, just another war. “Don’t move,” the voice snapped. She lifted her hands slowly. “I’m clean.” “Everyone says that.” “Scan me.” beat. Then the girl stepped forward, rifle still raised but gaze locked in. Dark eyes, sharp, searching — not just for weapons, but tells. Fear. Lies. She lowered the rifle half an inch. “You’re lucky you’re cute.” That wasn’t the line she expected.
LGBTQ+
1.2K وجهات النظرمستمر
قراءة
أضف إلى المكتبة
Owned by the Mafia Boss

Owned by the Mafia Boss

I stepped closer. Close enough to smell his cologne—cedarwood, leather, and power. My hand moved. Smooth, practiced. The pistol slide from under the apron into my palm. I raised it fast. But before I could pull the trigger— BANG. Not my shot. A scream tore through the restaurant as another man launched himself toward Romano’s table, blade flashing. Another assassin. What the hell— Romano didn’t flinch. He shoved the table forward, knocking the attacker off balance. The blade scraped across wood, not skin. I ducked instinctively as the room erupted into chaos. Gunfire cracked. Glass exploded. People screamed and dove for cover. “Get him out—NOW!” one of the guards barked. I aimed for the second attacker. Didn’t even hesitate. One shot—head. Gone. The guard saw me. Confusion flashed in his eyes. Then rage. I ran. I weaved between overturned chairs, plates, and screaming bodies. The smell of blood was real now, thick in the air. One of the guards grabbed me. I slammed my elbow into his ribs, twisted, and brought the butt of my gun down on his skull. He dropped like a sack of bricks. Out. I had to get out. My boots pounded the floor as I tore through the narrow hallway. But then— “Elisa.” His voice stopped me cold. I turned. Antonio Romano stood in the middle of the carnage, suit untouched, blood spattered behind him like art. His eyes were on me. And he was smiling. It was darker. Slower. Like a hunter seeing something worth chasing. Somehow, he knew who I was. “Interesting,” he said softly, tilting his head. “They sent you.” I didn’t answer. I ran. But that voice followed me. He knew my name. And he let me go. This wasn’t over. It had just begun.
Mafia
86.8K وجهات النظرمكتمل
قراءة
أضف إلى المكتبة
ANTARA AKU KAMU DAN RAHASIA ITU

ANTARA AKU KAMU DAN RAHASIA ITU

Nada, seorang wanita 28 tahun yang bekerja sebagai asisten pribadi di sebuah perusahaan kreatif besar di Jakarta, tampak memiliki kehidupan yang sempurna di luar: karier cemerlang, penampilan menarik, dan kehidupan sosial yang teratur. Namun, di balik senyumannya yang selalu tenang, Nada menyimpan luka dalam dari masa lalu yang kelam. Hidupnya yang tampak biasa berubah saat ia bertemu kembali dengan Damar, mantan kekasih yang meninggalkannya dengan luka emosional yang belum pernah ia sembuhkan. Kini, Damar kembali sebagai bagian dari proyek besar di perusahaannya, membawa rahasia yang tak pernah terungkap—sebuah hubungan yang jauh lebih rumit dari yang Nada kira. Di sisi lain, ada Reza, bosnya yang misterius dan tegas. Reza bukan sekadar atasan; di balik sikap dinginnya, Nada merasakan kedekatan yang tak bisa dijelaskan. Seiring berjalannya waktu, perasaan yang lebih dari sekadar profesional mulai muncul, sementara hubungan mereka pun semakin rumit dengan munculnya rahasia gelap yang terkait dengan Damar dan masa lalu Nada. Tiga orang terjebak dalam jaringan cinta, pengkhianatan, dan masa lalu yang tak pernah bisa benar-benar dilupakan. Di tengah tekanan pekerjaan, cinta yang terlarang, dan rahasia yang mengancam untuk terungkap, Nada harus memilih: terus hidup dalam kebohongan dan ketakutan, atau menghancurkan semuanya untuk menghadapi kenyataan.
Romansa
10684 وجهات النظرمستمر
قراءة
أضف إلى المكتبة
PENGGARIS SEGITIGA

PENGGARIS SEGITIGA

Bebekz_hijau
Hai, Kenalan dulu... namaku Sandra Bayu Hutama. Anak arsitek yang baru lulus yang mulai kerja 3 bulan dalam biro arsitek Ruanna milik Anna Gunadi. Kalian pasri kenal dia kan? Anna Gunadi? Seorang arsitek jenius yang terkenal dengan julukan Madam Devil. Sebenarnya hidupku ok-ok saja sih, tapi.. melihat nominal gaji dan tekanan pekerjaan yang berat, kini aku mulai mempertanyakan tentang nasibku. Apalagi... bossku itu. Seumur hidupku, aku belum pernah berjumpa dengan orang seperti Madam Devil. Karyanya memang luar biasa, tapi.... sttt... sifatnya itu loh! Beliau perfeksionis dan suka seenaknya sendiri. Jangan tanya jika beliau memikirkan nasib orang lain! Itu pasti tidak pernah ada dalam kamusnya. Ingat!! Semuanya harus perfect! Salah sedikit saja, auto pecat = pengangguran ! Masalahnya..., penderitaanku tidak berhenti sampai situ saja. Aku terjebak menjadi asisten pribadi seorang pria bernama Steven Joshua. Sang tangan kanan Madam Devil dengan kelakuan yang ga berbeda jauh dari atasannya. Ya... kuakui dia memang pria tampan. Proporsi wajahnya sempurna, tapi sayang... brrrrr.... dingin, jahil dan menyebalkan. Steven hampir membuatku berteriak karena frustasi setiap hari. Karena dia, aku harus melalui kejadian-kejadian gila dalam hidupku. Menjadi umpan, hampir dipukuli preman, serta harus memenangkan sebuah tender proyek arsitektur. Belum lagi... ketika aku mulai penasaran dengan masa lalunya yang misterius.
Urban
106.2K وجهات النظرمستمر
قراءة
أضف إلى المكتبة
Terjerat Hasrat Liar Mantan Selingkuhan

Terjerat Hasrat Liar Mantan Selingkuhan

(Cerita bisa mengandung 21+) Meira selalu dikenal sebagai gadis jenius—IQ superior, cantik, dan berprestasi. Namun hidupnya tak berjalan sesuai jalur emas yang diimpikan banyak orang. Di masa SMA, ia pernah menerima cinta seorang adik kelas, Hastan, hanya untuk membalas sakit hati dari pacar lamanya, Octavian. Hubungan itu singkat, terhenti di antara liburan dan aturan keluarga yang ketat. Meira bahkan memutuskan Hastan lewat pesan singkat… dan menghilang. Bertahun-tahun kemudian, Meira bukan lagi gadis piala olimpiade itu. Ia adalah istri yang kehilangan mimpi, ibu dari seorang anak, dan perempuan yang bertahan di pernikahan retak. Saat kembali bekerja sebagai Project Manager di perusahaan instalasi elektronik medis, sebuah proyek membawanya ke rumah sakit militer—dan ke pelukan masa lalu. Hastan kini seorang Letnan Kolonel muda Divisi Siber. Tatapannya tetap sama, namun kali ini lebih berbahaya. Di balik senyum tenangnya, ia memegang rahasia: ponsel Meira sudah ia retas, setiap pesan, panggilan, bahkan momen paling pribadi dalam rumah tangganya ada di genggamannya. Ia tahu kelemahan Meira. Ia tahu apa yang membuatnya menyerah. Dan ia tahu… Meira belum benar-benar lepas darinya. Di antara ikatan pernikahan yang belum resmi berakhir, obsesi yang semakin dalam, dan masa lalu yang tak pernah ditutup, Meira terjebak dalam permainan berbahaya antara cinta, dendam, dan hasrat yang tak pernah padam.
Rumah Tangga
102.5K وجهات النظرمكتمل
قراءة
أضف إلى المكتبة
Bonded For Blood, Not Love

Bonded For Blood, Not Love

My foster sister, Gloria Binder, and I married a pair of werewolf brothers. I married the older brother, the steady one who ran the Dixon household. She married the man who held power over the entire pack. We got pregnant in the same year. In a couple of months, they would be able to take a sample of our babies' cardiogen and use it as medicine to treat their fathers' illness. Two months before my due date, the gates of the outer villa were kicked open. The intruders beat me, fists and boots coming down hard, then forced a bowl of labor-inducing medicine down my throat. I screamed at the maid beside me to run and get my mate. But all I got back was his message. He was furious. "You said you wanted peace and quiet and insisted on staying at the secluded villa to rest. Now you're pulling something this low just to drag me over there? I don't have time to waste on you. Judy needs a few plants moved into her yard. She's delicate and can't do heavy work. I'm helping her." The medicine had already taken effect. I could feel the baby thrashing, as if it were about to tear its way out of me. I would have died from the pain if Gloria hadn't come back from gathering herbs and saved my life. She sent people to find my mate and demand justice for me. Yet, all she got was another message. "You're living just fine in the villa. Who would dare hurt you? I need to help my brother plant a few more shrubs for Judy. I don't have time for your petty drama!" Gloria was pregnant, too. After being beaten and kicked, she lost her baby. We lay in a pool of blood, holding each other. "Gloria," I whispered through tears, "I don't want to repay any debts anymore. I want to sever my bond with Lesley."
قصة قصيرة · Werewolf
2.3K وجهات النظرمكتمل
قراءة
أضف إلى المكتبة
Cintaku Adalah Cinta Pertama Kakakku

Cintaku Adalah Cinta Pertama Kakakku

Aku dan sahabat terbaik kakakku, Revano, sudah berpacaran tiga tahun, tetapi dia tidak pernah mau mengumumkan hubungan kami. Namun, aku tidak pernah meragukan cintanya padaku. Bagaimanapun, dia pernah punya 99 pacar, tetapi dia tidak lagi melirik perempuan lain sejak bersamaku. Bahkan ketika aku hanya sedikit masuk angin, dia akan langsung meninggalkan proyek bernilai puluhan miliaran dan terbang pulang. Sampai hari ulang tahunku, aku hendak memberi tahu Revano bahwa aku hamil. Namun, untuk pertama kalinya dia lupa hari ulang tahunku dan menghilang tanpa jejak. Pembantu memberitahuku bahwa dia pergi menjemput seseorang yang sangat penting dari luar negeri. Aku bergegas ke bandara dan melihat dia memegang sebuket bunga. Wajahnya penuh rasa gugup karena menunggu seorang gadis, gadis yang wajahnya sangat mirip denganku. Belakangan, kakakku memberitahuku bahwa dia adalah cinta pertama Revano, seseorang yang tak bisa dia lupakan seumur hidup. Revano pernah memutus hubungan dengan orang tuanya demi perempuan itu. Setelah dirinya dicampakkan, Revano hancur, hampir gila, dan mencari 99 pengganti yang mirip dengan wanita itu untuk menghabiskan hari-harinya. Saat kakakku berkata begitu, nada suaranya penuh kekaguman pada besarnya cinta Revano. Dia tidak tahu bahwa adik perempuan yang dia sayangi setengah mati, adalah salah satu dari pengganti itu. Aku menatap pasangan itu sangat lama, lalu tanpa ragu kembali ke rumah sakit. "Dokter, anak ini ... aku nggak menginginkannya lagi."
قصة قصيرة · Romansa
13.4K وجهات النظرمكتمل
قراءة
أضف إلى المكتبة
Wanita Lain Di Buku Nikah Suamiku

Wanita Lain Di Buku Nikah Suamiku

Jingga Amelia
Duniaku seakan hancur ketika dengan tak sengaja menemukan sebuah buku nikah suamiku di dalam tas kerjanya ketika ia baru saja pulang dinas luar kota selama satu bulan. Terpampang jelas wajah suamiku dan wanita tanpa hijab dengan lesung pipi menghiasi wajahnya. Rambutnya lurus sebahu, tergerai dengan sebuah jepit kecil dirambut ujung kanan. Aku berusaha mengingat siapa wanita yang ada di dalam buku nikah ini, tapi aku sama sekali tak bisa mengingatnya. Teringat jelas satu bulan yang lalu ketika Mas Naufal meminta ijin padaku untuk dinas luar kota selama satu bulan. Akupun tak mempermasalahkannya karena ini merupakan suatu kegiatan rutinnya ketika bekerja pada suatu perusahaan di kota Y. Ia akan sering dinas luar kota untuk meninjau proyek yang ada di sana. Saat ini Mas Naufal menduduki posisi sebagai pengawas pada sebuah perusahaan konstruksi, membuatnya sering meninggalkanku sendiri di rumah ketika ia tugas di luar kota. Dengan jabatan itulah ia bisa menghidupiku secara layak dan sangat kecukupan, membuatku sangat beruntung memiliki suami sepertinya. Dalam buku nikah yang kutemukan tersebut tertulis sebuah nama Atha Hafidz Alfarezy dengan Kirani Cahya Dewi. Namun tunggu, bukankah nama suamiku adalah Ghibran Naufal Rizal. Tapi kenapa wajahnya sangat mirip? Dan kenapa pula buku nikah ini bisa ada di dalam tas kerja Mas Naufal?
Romansa
107.1K وجهات النظرمكتمل
قراءة
أضف إلى المكتبة
Penyesalan Ayah dan Ibu, Saat Kupergi

Penyesalan Ayah dan Ibu, Saat Kupergi

Setelah terlahir kembali, aku sendiri mengatur setiap kesempatan agar aku selalu melewatkan pertemuan dengan orang tua kandungku. Saat mereka hendak membawa adik angkatku untuk foto keluarga, aku sengaja mandi air dingin agar diriku demam. Saat mereka menyewa feri di luar negeri untuk merayakan ulang tahun adik angkatku, aku sengaja mendaftar lebih awal ke sebuah proyek rahasia, sehingga aku tidak bisa pergi ke luar negeri. Saat mereka mendirikan perusahaan untuk adik angkatku, aku bergegas mengajukan mutasi kerja ke Kota Noran yang berjarak ribuan kilometer, demi menunjukkan bahwa aku tidak akan pernah lagi memperebutkan apa pun. Semua ini kulakukan hanya karena di kehidupan sebelumnya, aku menghabiskan puluhan tahun memperebutkan cinta orang tua dengan adik angkatku, tetapi hanya berakhir dengan aku dicap sebagai orang yang "penuh tipu daya" dan "licik". Semua orang lebih menyukai adik angkatku yang lugu dan ceria, serta muak kepadaku yang pendiam dan jarang bicara. Bahkan, suamiku dan anakku sendiri tidak bisa memahami penderitaanku. "Kita semua ini keluarga, nggak bisakah kamu diam barang beberapa hari saja? Setiap kali pulang, kamu selalu memancing pertengkaran, bikin semua orang nggak tenang. Kamu benar-benar harus introspeksi diri!" Aku pun mati dalam kesepian di atas ranjang rumah sakit. Namun, saat kembali membuka mata, tak disangka aku kembali ke masa ketika aku baru saja diakui dan pulang ke rumah keluarga kandungku. Kali ini, aku tidak ingin berebut lagi. Aku ingin hidup untuk diriku sendiri.
قصة قصيرة · Reinkarnasi
3.0K وجهات النظرمكتمل
قراءة
أضف إلى المكتبة
السابق
1
...
101112131415
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status