Pemulung Konglomerat 2
***
“Hosh … hosh … hosh! Wah, gila …, kenapa ‘si gila’ itu, harus muncul, sih! Hadeh ….”
Sherly mengentikan langkahnya di dekat sebuah pohon, dekat dengan parkiran mobil. Dia berlutut sambil mengatur nafasnya, yang terengah-engah. Dari arah belakang, terdengar suara teriakan memanggil namanya. Sherly menoleh kearah suara itu, dan ternyata itu kedua teman-temannya, yang tengah berlari kearahnya.
“Loh … kalian dari mana? Mengapa wajah kalian pucat dan berlari seperti sedang dikejar-kejar ‘setan’ saja,” kata Sherly, mengerutkan keningnya.
Hot Chapters