Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mon Amour

Mon Amour

“Ya, Mama pikir kamu ingin merasakan amnesia jadi mengantukkan kepala seperti itu. Kalau kau mau, Mama bisa membantu. Mama punya kenalan dokter yang hebat.” Vian mendengus karenanya. Apa ibunya ini berpikir jika ia ingin seperti itu? Meski di hatinya terbersit ingin amnesia saja, ia tak sebodoh itu. Ia yakin jika hanya terantuk kemudi kepalanya tak akan membuat ia mengalami amnesia seperti di film-film yang ia tonton. “Tak usah, Ma.”
108.3K viewsCompletedAdded to Library 190 Times as si vis amari ama
Read
+Library
Prahara Cinta Amira

Prahara Cinta Amira

ucap mamah pada Wak Dadang saat aku akan pergi meninggalkannya. "Tenang saja, Teh. Elis pasti akan senang dengan kedatangan Amira dan Firman. Teteh tahu sendiri beberapa tahun terakhir dia hidup sendiri di Subang sana," jawab Wak Dadang. "Mah, Amira pamit. Maaf Amira selalu merepotkan," pamitku.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as si vis amari ama
Read
+Library
Karena Utang, Dinikahi Sultan

Karena Utang, Dinikahi Sultan

Emosinya langsung meledak seperti api terkena bensin. “Jadi selama ini lo tahu di mana Amara berada, Vik?” Suaranya menggelegar, membuat beberapa tamu menoleh. “Lo juga, Bayu … kalian tahu kalau gue nyariin Amara tapi kalian pura-pura bego!” “Arga, tunggu—” Amara berdiri, panik. Tapi Arga tak peduli. Tatapannya langsung menghunjam Vikram. “Lo manusia paling brengsek yang pernah gue kenal, apa salah gue sama lo sampai lo benci banget sama gue, Vik?!”
8.269.3K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as si vis amari ama
Read
+Library
Arimbi

Arimbi

Panggil sebuah suara, Arimbi menoleh dan mengangguk. Ternyata Angga dan Leo sudah datang lebih awal, dengan sungkan akhirnya Arimbi ikut gabung. Wanita itu duduk di sebelah wanita yang tidak dia kenal. Sifatnya yang merasa paling cantik dan tidak tertandingi, membuat Arimbi enggan menyapa maupun menoleh ke arah wanita asing. "Di mana Sultan?" tanya Leo bingung. "Bunda jantungnya kambuh, jadi tidak bisa gabung dengan kita."
103.9K viewsOngoingAdded to Library 149 Times as si vis amari ama
Read
+Library
AMBISI BISAWARNA

AMBISI BISAWARNA

Kata Resi Sabda Jati. “Tidak masalah, Sang Resi. Sungguh merupakan suatu kehormatan dapat menikmati suguhan padepokan Jati Jajar. Kami dengar, makanan dan minuman yang berasal dari Jati Jajar sini akan menenangkan bagi siapa pun yang mengonsumsinya. Air putih ini pasti sejajar atau bahkan lebih mulia dibandingkan dengan susu produksi Kerajaan Slendro Sanga.” Jawab salah seorang tamu, memuji.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as si vis amari ama
Read
+Library
SILARIANG

SILARIANG

Asha semakin terkejut dengan pengumuman itu tapi tidak dengan Tenri dari awal dia sudah menduga jika putra pak direktur yang akan bekerja hari ini adalah Arsyl. “Selamat datang yaa Pak Arsyl semoga betah di sini kalau ada apa-apa tanya aja ke saya jangan sungkan.” Vivi sekretaris pak direktur segera mendekat pada Arsyl dan menyalaminya. Tenri mengulum senyumnya karena Asha merasa punya saingan sekarang. Tapi satu hal yang diketahui Tenri, Arsyl masih mencuri pandang ke arahnya masih dengan sorot mata yang membuat Tenri merasa bersalah.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as si vis amari ama
Read
+Library
Wagiman

Wagiman

tanya Sari dengan lembut. “Maaf belum bisa Sar, aku harus kerja,” jawabku sembari bersiap-siap. “Loh.. bukannya kerjamu malam Man?” tanya Sari. “Pagi aku juga kerja Sar,” ucapku ke Sari. “Kerja dimana?” tanya Sari dengan penasaran. “Di BMI Sar,” jawabku singkat. “Bagian apa Man?” tanya Sari lagi. “Customer servis Sar, maaf ya Sar udahan dulu aku mau berangkat,” ucapku menutup obrolan.
9.29.0K viewsOngoingAdded to Library 253 Times as si vis amari ama
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status