Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
DIMADU TANPA RESTU

DIMADU TANPA RESTU

gumamnya pelan, seolah kemenangan sudah tergenggam dalam tangan. Lima belas menit kemudian, Amara keluar dalam balutan pakaian rapi. Make-up tipis menghiasi wajahnya, cukup untuk memperlihatkan sisi anggun dan lembut yang ingin ia tampilkan di depan Dian. "Mari, Bu," ajaknya sambil tersenyum lebar. Dian mengangguk, membalas senyumnya dengan halus, lalu mengikuti langkah Amara menuju mobil.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as make up amara
Read
+Library
Comeback Amerta

Comeback Amerta

pintanya "Iya mas Amerta." "Janji?." "Janji." Setelah mengatakan itu Amerta langsung masuk ke dalam kamarnya. Ia berdiri di depan cermin besar,"Terimakasih berkat uang tabungan mu aku bisa membelikan mereka makanan. Nanti aku ganti uang mu,tenang saja"ujarnya kepada dirinya sendiri. Sebenarnya ia menggunakan uang tabungan Pawaka untuk membeli obat dan makanan tadi.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as make up amara
Read
+Library
Aku Bukan Lagi Sugar Baby-Mu

Aku Bukan Lagi Sugar Baby-Mu

"Maaf Amar! Aku tidak terbiasa dengan suasana pesta seperti ini jadi aku sedikit membuatmu malu. Aku--" "Ssst!" Amar menaruh jari telunjuknya di bibir Rania lalu dia mendekat dan mengecup dahi wanita itu. "Tenang Rania. Aku ada di sini untuk melindungimu dan Marsha." "Oh, iya Amar, soal Marsha jangan dibahas dulu di sini, bisa kah? Aku masih insecure. Aku tidak punya suami dan kau tahu kan tentang status anakku? Aku--"
1024.8K viewsCompletedAdded to Library 869 Times as make up amara
Read
+Library
Cinta Dalam Riuh Salju

Cinta Dalam Riuh Salju

Dunia Leo terasa seperti mimpi mahal yang bukan miliknya. Namun entah kenapa, jarinya membalas: Di mana dan jam berapa? *** Sabtu malam, Amara berdiri di depan gedung tua yang disulap menjadi klub eksklusif di kawasan Mitte. Musik elektronik berdentum samar dari balik dinding, dan deretan mobil mewah berkilau di bawah lampu jalan yang remang. Ia mengenakan gaun hitam selutut dengan jaket panjang wol, sepatu boot sederhana, dan rambut yang ia ikat separuh.
847 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as make up amara
Read
+Library
Wonderstruck

Wonderstruck

tanya Ika saat Amara memasuki dapur. “Mau, Mbak.” “Saya bikinin sekarang, ya?” kata Ika lagi. Perempuan itu meraih salah satu mangkuk bersih dan mulai mengisinya dengan bubur dan pelengkapnya. Amara mengambil sebuah gelas bertangkai dan membuat cokelat untuk dirinya sendiri. “Mbak, mau sekalian dibikinin cokelat?” tanya Amara pada Ika. “Nggak usah, Mara. Kamu kan tau, saya lebih doyan kopi,” sahut Ika sambil menoleh lewat bahu kanannya. Perempuan itu tersenyum pada Amara. “Gimana acara kemarin?”
1026.2K viewsCompletedAdded to Library 628 Times as make up amara
Show Reviews (23)
Read
+Library
Indah Hanaco
Halo, kalian. Jangan lupa baca "Wonderstruck" dan masukin perpustakaan, ya. Ceritanya dijamin beda. Meski tokoh-tokohnya tergolong muda, tapi konfliknya adalah hal-hal serius di sekitar kita. Untuk kaum cewek, aku cuma mau bilang. Hati-hati dan selalu waspada.
naftalenee
I really really love this book, tapi agak bingung dengan perpindahan alur yang tiba-tiba bergeser nyeritain tentang tokoh lain (Amara) yang memakan porsi cukup banyak. Kayak dipaksa pindah ke universe lain gitu. I was like "lah ini Nef kok tiba-tiba ilang? Aku pikir tokoh utamanya dia?"
Read All Reviews
Bahagia Usai Ditalak

Bahagia Usai Ditalak

Amara segera menyahuti wanita tersebut. "Iya, Tan. Aku udah selesai," balasnya. Dia segera membuka pintu membuat Selena bernapas lega. Selena langsung mengutarakan kecurigaannya. "Tante kira kamu berendam." Amara segera menggelengkan kepala, tidak lupa mengeluarkan suara agar lebih menyakinkan. "Ya udah, ayo cepat kita ke tempat rias, kamu ka ratunya hari ini. Harus yang pertama di make-up over dong," seru Selena.
7.384.0K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as make up amara
Read
+Library
MENCINTAIMU PRIA TAMPAN

MENCINTAIMU PRIA TAMPAN

"AAAAAAAA" Dia merasa make up nya ini tak cocok dipakai untuk bekerja, terlalu. Menoleh kesamping saat mendengar Amanda tertawa melihat hasil make up nya. Amanda mengambil tissue dan mengelap hiasannya menjadi sedikit lebih natural. Dirinya tersenyum kearah Amanda dan berpamitan untuk berangkat. "SEMANGAT!!!" Amanda memberi semangat dan dia membalas dengan gerakan yang sama sambil memberi kecupan jauh.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as make up amara
Read
+Library
Amanda

Amanda

Aku nggak pede memakainya di depan Mas Joshua. “Mas….” “Ya?” “Apa aku harus pakai lingerie ini?” “Aku menyukainya. Kupilih sendiri lho, di mal.” “Hah?! Kamu nggak malu sama SPG-nya?” “Hehehe…, istri cantikku. Aku kan udah dewasa. Buat apa mesti malu?” Wajah Amanda tertunduk malu. Pipinya merona merah. “Mas,” katanya pelan. “Aku ini masih perawan. Nggak pernah pakai lingerie. Nggak pede….”
1017.6K viewsCompletedAdded to Library 563 Times as make up amara
Read
+Library
AMORAGA

AMORAGA

goda Raga. "Kampr*t lo emang!" Raga tertawa, puas membuat Amora kesal. ***
109.0K viewsOngoingAdded to Library 306 Times as make up amara
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status