Athanasia
tanyanya sambil menarik gambar yang tertempel di sana.
Sia mengangguk semangat, "Iya, ini waktu saat kamu melantunkan lagu dengan judul teman hidup," jawabnya.
"Lo ingat semua ya," cetusnya.
"Tentu, hari demi hari bersama Arsa itu bagaikan sebuah cerita yang di setiap paragraf nya harus diteliti dan diingat," tutur Sia.
Arsa menyunggingkan senyumnya, "Eh tunggu, aku ke bawah bentar mau panggil Bi Jami dulu," ucap Sia dan meninggalkan Arsa di kamarnya.
Hot Chapters