Surga Semalam
"Kalau kau tidak suka jam tangan itu, ya sudahlah, buang saja. Tapi... hiks, aku hanya berharap kau tidak berprasangka buruk padaku. Logan dan aku tumbuh bersama. Kalau aku benar-benar mencintainya, kami pasti sudah bersama sejak lama, kan?"
Selina mendecak lidahnya. Wow. Wah, itu energi teh hijau premium.
Tapi kalau soal membuat orang tidak nyaman? Itu keahliannya.
Mata Selina berbinar-binar sambil berpura-pura polos, "Nona Hayes, saya tidak salah paham. Karena kalian berdua 'saudara', seharusnya kalian memakai jam tangan saudara yang senada. Itu sebabnya kami membuang jam tangan pasangan itu."
Hot Chapters