Terpaksa Menikahi Calon Adik Ipar
Seakan memaksaku kembali merenungi kenyataan yang ada di hadapanku.
"Maafkan adikmu, Mbak."
Bisiknya, aku melirih dalam deru napas. Setelah di sakiti saja dia masih cinta. Ya Allah Nisya, emas ini kamu telantarkan demi apa? Bukan hanya aku yang terpaksa. Lelaki di hadapanku ini juga sama. Bahkan pasti lebih. Karena dia terkena dua kali sayatan. Pertama di tinggal kekasih, ralat, calon istri di hari pernikahan. Yang kedua, harus menikahi perempuan yang seharusanya ia hormati sebagai kakak ipar. Bukan perempuan yang dia cintai sebagai seorang istri. Aku memejamkan mata sejenak, mengambil napas dalam berharap setelah ku lepaskan, lepas juga segala beban yang belum sempat ku rencanakan bagaimana
Hot Chapters