Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dua Sisi

Dua Sisi

Pohon yang tingginya kisaran enam meter itu cukup membantunya untuk mengurangi rasa gerah yang menderanya. Tepat di dekat batang pohon, ada kursi bambu rakitan yang berbentuk memanjang. Lagi-lagi Ameera melakukan hal konyol di sana. Ia merebahkan tubuhnya di kursi bambu dengan posisi terlentang. ***
108.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 244 Beses bilang sisi biwa
Read
+Library
Dua Sisi

Dua Sisi

Bara gemas karena tidak bisa menjangkau bibir merah Embun karena kepalanya yang terus saja bergerak kekiri dan ke kanan. "Jangan bergerak-gerak terus dong, Cantik. Nikmati saja semuanya. Saya berjanji akan memuaskan kamu. Tapi sekarang buka dulu mulutmu, sayang. Saya ingin mencoba rasa mu." BRAKKKK! "Bajingan lo, Bar!" BUGHHHH!!! BUGHHH!!!
1030.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 752 Beses bilang sisi biwa
Read
+Library
Bisikan Dosa

Bisikan Dosa

Kedua tangannya berpegangan erat pada sisi wastafel, tubuhnya gemetar. Setelahnya, ia mengusap bibir dengan punggung tangan, terengah-engah. “Ada apa denganku…?” bisiknya pelan. Namun rasa aneh di tubuhnya tidak berhenti. Sebaliknya, semakin parah. Kepalanya kian berat, otot-otot tubuhnya sakit seolah ditusuk jarum. Napasnya memburu, dan dadanya terasa seperti ditekan benda berat.
2.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 74 Beses bilang sisi biwa
Read
+Library
Istri Cantikku Ternyata Lampir

Istri Cantikku Ternyata Lampir

entah mengapa hanya memandang wajah wibawa dan tegas Bima dari dekat membuat hatinya berdesir. “Sudah.” Bima menjauhkan tubuhnya. Kemudian memberikan pisau lipat otomatis pada Siti. “Kamu tahu apa ini kan?” “Pisau.” “Sembunyikan pisau itu di balik paha atau di dalam pakaianmu,” perintah Bima lagi berbalik badan. “Sudah. Lalu apa yang harus saya lakukan?”
102.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 78 Beses bilang sisi biwa
Read
+Library
PREV
123
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status