KELAMBU MERAH JAMBU
Driiinggg, driiinggg!
Bell pintu rumah yang berdering nyaring, mengejutkan sekaligus menapakkanku pada kenyataan. Itu pasti Elize, karena sudah jam dua lebih lima belas menit. Kami akan bersepeda saja ke sana. Pertama, aku sedang membutuhkan aktifitas yang melelahkan sehingga nanti malam bisa cepat tidur. Ke dua, Elize sedang mati-matian menurunkan berat badan biar langsing seperti aku. Menurutnya, bersepeda bisa memberi dukungan yang besar untuk dietnya. Ke tiga, sejak kami berkenalan dulu, sudah membuat komitmen untuk nggak terlalu banyak pergi-pergi by bus kecuali darurat.
Let's see!
Hot Chapters