Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Accidentally Fall For You

Accidentally Fall For You

Kemudian ia meraih dompet yang berada di dalam saku celananya dan mengambil sebungkus mirip permen. "Maafkan aku sayang, aku harus mengorbankan dirimu," serunya seraya menyobek benda mirip permen tersebut dan mengeluarkan isinya yang mirip dengan balon tapi agak sedikit panjang dan berminyak. Untung saja balon miliknya berwarna bening, karena itu yang dibutuhkan. Tanpa membuang waktu Dante segera mengisinya dengan air. "Ahh.., untung saja aku selalu menyimpan benda terpenting ini," celotehnya.
4.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai snack bantal
Baca
+Pustaka
Saat Aku Pendarahan, Suamiku Menemani Simpanannya

Saat Aku Pendarahan, Suamiku Menemani Simpanannya

Setelah duduk, Darren langsung bersuara dengan natural, “Mohon ambilkan satu bantalan kemari, yang agak tebal.” Pelayan segera pergi mengambilnya. Setelah Darren menerima bantalan, dia meletakkannya di bangku kosong samping Shanaya. Shanaya merasa tidak begitu mengerti. Darren menatap ekspresi bingung Shanaya. Terlihat senyuman menyindir di ujung bibirnya. “Jangan-jangan kamu berencana gendong Snow sambil makan malam?” Shanaya merasa agak syok. Dia baru menyadari dirinya sedang menggendong kelinci. Dia pun segera meletakkan Snow di atas bantalan lembut dan nyaman itu dengan hati-hati.
9.646.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai snack bantal
Baca
+Pustaka
Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dinodai Sebelum Malam Pertama

Duduk sejenak mengambil botol minum, Salwa menawari Neng beberapa snack yang disimpan di dalam tas doraemonnya, tas ransel yang berisi banyak barang. Ia mengangsurkan snack kesukaan Neng Mas dengan harapan ia bersedia memakannya. Neng Mas hanya melirik sekilas snack itu tanpa selera. Ia mengabaikan sahabatnya dan hendak keluar masjid namun tangannya langsung dicengkram oleh Salwa. “Duduk sebentar! Aku mau bicara,” ucap Salwa menyematkan senyum melengkung indah.
10146.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai snack bantal
Baca
+Pustaka
Holiday to Wedding Day

Holiday to Wedding Day

Ternyata shopping itu tidak hanya membuat bahagia tetapi juga gila. Guys, bayangkanlah! Aku bahkan membeli tiga baju tidur edisi musim panas, bantal santai dan boneka domba putih. Bukan hanya itu, aku juga membeli bandana dengan bunga matahari besar di bagian tengahnya, gelang batu dan sepasang karet ikat rambut berwarna Pink shabby. Di tengah-tengahnya ada pita kecil berwarna merah bendera. Kontras tapi manis kan, Guys? Aku suka, saku suka!
107.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai snack bantal
Baca
+Pustaka
Pernikahan Yang Tak Kupilih

Pernikahan Yang Tak Kupilih

Katerina melihat sekilas isi di dalamnya, ada pie susu, heavenly chocolate, kacang Bali, keripik bawang, dan batik Bali. "Banyak banget, Mas. Ini sengaja kamu beliin buat aku?" Katerina sedikit tidak percaya jika kakaknya yang berinisiatif membeli semua itu untuk dirinya. Pasalnya laki-laki itu tak pernah sekalipun melakukannya, terlebih dengan hubungan mereka yang merenggang sejak remaja. "Iya, tapi aku nggak semua ideku sih." Mengangkat sebelah alisnya, Katerina seolah bertanya tanpa suara pada kakaknya. Sementara itu, Andrea menghembuskan napas lalu tersenyum.
105.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 187 kali sebagai snack bantal
Tampilkan Ulasan (10)
Baca
+Pustaka
Aurora Aurora
Adduuhhh... jujur THOORRRR kalo karakter cowo nya modelan Bayu gini CELAMITAN KEMALUAN NYA.....!!!! Duuuhhhh... Jaga kesehatan READERS biar TETEP WARAS... Kalo masalalu ga masalah ya mau Making love Bercinta tiap hari sama Pacarnya dulu, Tapi skrg posisinya Bayu udah NIKAH...!! KASIH AZAB BUAT BAYU
Dandelion
Hallo Aku ingin mengucapkan terima kasih untuk semuanya yg sudah meluangkan waktu untuk membaca cerita ini, itu benar-benar berarti untuk aku. Semoga kalian juga berkenan untuk memberikan ulasan, komentar, saran, kritik yg membangun atau dukungan yg lainnya......... Sehat selalu ya, kalian.
Baca Semua Ulasan
Permainan Panas: Obsesi Dosen Killer

Permainan Panas: Obsesi Dosen Killer

Ada aloe gel, parfum berbahan tumbuhan, lulur, masker wajah, body butter. Setelah puas di bagian itu, dia pindah ke area pakaian dan memilih-milih kaos sablon khas Bali. Josh juga membeli beberapa kaos santai dan celana pendek kolor untuknya sendiri. Tak lupa mereka merambah area camilan khas Bali. "Apa pernah coba kacang disko, Josh?" tanya Candy seraya mengambil sebungkus snack khas Bali itu di tangannya. "Kirain hanya kamu yang bisa disko, Candy. Ternyata kacang di Bali juga suka disko ya?" Josh terkekeh menggoda istrinya. "Beli saja, saya mau cicip juga nanti!" jawabnya.
1066.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai snack bantal
Tampilkan Ulasan (35)
Baca
+Pustaka
agneslovely2014
Hai Para Pembaca kisah Josh dan Candy, senang sekali bisa menyelesaikan karya ini di bab 150. Buku ini memenangkan lomba The Series-Skandal di Balik Meja Kampus (Rising Star) di Good Novel. Terima kasih banyak atas dukungan kalian baik gem, komentar, ulasan itu menjadi semangat bagiku terus berkarya
Sri Indah
Kehidupan Kelly yang lebih memilih seseorang dalam pernikahannya ,merupakan keputusan yang berat namun ,ketegasan itu bisa membuat kehidupan dimasa depan lebih diperhitungkan .Kira kira siapakah yang akan dipilih ,antara Jash dan Danny ? Yuk telusuri ceritanya Gaes
Baca Semua Ulasan
Gelora Cinta Pria Arogan

Gelora Cinta Pria Arogan

Bantal itu, bantal favorit Rinjani yang selalu dia gunakan saat menonton TV, sudah tidak ada di sana. Brama duduk tegak, matanya mulai memindai ruangan. Perlahan, dia menyadari sesuatu yang aneh. Apartemennya terasa... hampa. Barang-barang kecil yang biasanya menghiasi ruangan itu—vas bunga kesukaan Rinjani, buku-buku yang selalu dia baca, bahkan selimut lembut yang sering mereka gunakan saat malam dingin—semuanya hilang.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai snack bantal
Baca
+Pustaka
Tak Sudi Merajut Cinta Dengan Mantan

Tak Sudi Merajut Cinta Dengan Mantan

Arnold mengantarnya sampai ke depan pintu apartemennya, lalu berbalik setelah memastikan dia sudah masuk. Saat membersihkan sisa camilan, Arnold melirik sekilas ke dua bantal yang mereka gunakan tadi. Salah satunya yang dia pakai, sudah tertekan cukup dalam. Satu lagi yang digunakan Nadine, hanya memiliki sedikit lipatan di permukaannya. Arnold mengambil bantal itu dan menggunakan tangannya untuk merapikan permukaannya. Saat hendak meletakkannya kembali ke ranjang, tiba-tiba dia mencium sebuah wangi yang samar. Seketika, Arnold terpaku.
9.7382.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.8K kali sebagai snack bantal
Tampilkan Ulasan (96)
Baca
+Pustaka
Ira Maya
keluarga reagan keluarga yg toxic gak baik... geram pada rebecca enak aja membuat berlian seperti nadine jadi selingkuhan saja reagan bodoh... didampingi wanita baik² malah milih krikil menyesal tuch liat cctv terus... aku mau lihat reagan mengejar² nadine terus dan tersiksa atas perbuatannya
Unyek Kenyek
ceritanya menarik banget,,sbnernya aku bingung juga mau pilih Arnold atau raegan sebagi pembaca TPI kalau di RL kalau aku PCC jdi nadine aku sih mending lebih milih Arnold ya Karna di bisa menghargai wanita udah jdi sahabat adeknya jdi dri pihak kluarga Arnold lebih baik ketimbang raegan tosix
Baca Semua Ulasan
Begin Again With You

Begin Again With You

"Air putih sama keripik kentang." Adit hanya menganggukkan kepalanya dan ia mulai mengambil beberapa macam snack ringan yang ia masukkan ke keranjang yang ada di tangan Hanna. Saat ia sudah memasukkannya, Adit segera mengambil alih keranjang itu dari tangan Hanna. "Masih ada yang mau ditambah enggak, Han?" tanya Adit kepada Hanna yang membuat Hanna memasukkan dua batang coklat dan dua permen karet.
1.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai snack bantal
Baca
+Pustaka
LORO

LORO

ucap Sani pada gadis di sampingnya yang mengangguk, tangannya memeluk bantal karakter dengan bermacam gambar permen lolipop warna-warni lalu menatap Sani setelah menggigit bibir bawahnya ragu. "Maaf, bisa tolong letakkan ini di samping Arimbi. Ini bantal yang dibeli Marko dan Ali tadi, mereka ... mereka hanya lupa membawanya," ucap Lency menyerahkan bantal pada Sani yang menerima tanpa bertanya, "terimakasih, saya pulang dulu dan selamat malam."
9.79.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 381 kali sebagai snack bantal
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status