Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Aku Tidak Mandul, Mas!

Aku Tidak Mandul, Mas!

Sania sendiri yang menyiapkan bahan untuk bumbu bistik, sementara Aya dan Lia menggoreng kerupuk, mengupas timun dan menanak nasi. "Oh ya, Kak, hari ini kita harus ngerjain pesanan snack box. Total 100 kotak. Terdiri dari putu ayu, lapis rainbow, sama ketan inti. Nanti diambil pada jam 03.00 siang." Aya mengingatkan.
3.3K viewsOngoingAdded to Library 86 Times as snack bantal
Read
+Library
Jodoh Jebakan Dari Opa

Jodoh Jebakan Dari Opa

Entah apa yang sedang tumbuh di hatinya, satu hal pasti, ia mulai menantikan kebersamaannya dengan Raka setiap hari di mana Raka selalu membuatnya merasa dicintai. Keesokan harinya di kampus, Dewa muncul lagi, kali ini dengan tote bag bergambar kartun lucu. “Anaya! Nih bantal kecil, biar kamu nggak pegel kalau baca lama di perpustakaan.” Anaya menatap bantal itu, warnanya cokelat muda , dengan tulisan “anti stres edition”. “Dewa.. kamu beli ini khusus buat aku?”
101.2K viewsCompletedAdded to Library 25 Times as snack bantal
Read
+Library
Petaka Lingerie Merah

Petaka Lingerie Merah

Apalagi kedua orang itu membagikan banyak sekali snack dan susu kotak rasa cokelat yang jarang kami konsumsi kecuali ada sumbangan dari donatur. “Bahrul, ikut Ibu, yuk.” Bu Salwa tiba-tiba menarik tanganku saat aku tengah memakan snack rasa kentang di undakan ubin teras bersama rekan-rekan panti lainnya. Aku waktu itu merasa kesal, mengapa aku yang ditarik. Padahal, makananku belum habis. Susuku juga belum dibuka. “Balul masih makan, Bu,” jawabku sembari menatap kesal.
1041.8K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as snack bantal
Read
+Library
Ayah Untuk Anakku

Ayah Untuk Anakku

Flashback. "Buna, Ano mau yang ini duyu makannya," ucap Vano sambil jari telunjuknya yang mungil menunjuk ciki bergambar kartun pisang. Itu adalah snack dengan rasa pisang yang cocok dikonsumsi anak seusia Vano. "Sini, Handa bukakan jajannya." Bukan bunanya yang menjawab, melainkan handa Enannya yang merespon dan menengadahkan telapak tangannya ke hadapan Vano.
3.9K viewsCompletedAdded to Library 81 Times as snack bantal
Read
+Library
Jerat Pernikahan Tuan Arogan

Jerat Pernikahan Tuan Arogan

Hei, apa yang salah dengannya? Tak lama kemudian, Nara datang dengan martabak manis di tangannya. Aku nyaris melompat girang begitu Nara menyerahkan sekotak penuh martabak yang masih hangat. Nara menoleh ke bantal di sampingku. “Apa itu?” “Bantal hamil. Riga yang kasih,” jawabku sambil menepuk-nepuk bantal yang masih berbungkus plastik itu.
103.5K viewsCompletedAdded to Library 109 Times as snack bantal
Read
+Library
Terjebak Dua Hati

Terjebak Dua Hati

Alana menawarkan. “Tidak mau!” Braden sebenarnya tidak menginginkan bantal leher seperti milik Alana. Dia bahkan menilai benda-benda seperti itu adalah sesuatu yang konyol. Entah mengapa dia hanya kesal saja karena Adrian memberikan benda konyol itu untuk Alana. “Kakak, aku tidak bisa melepas ini,” Alana menunjuk tali plastik bening yang menempelkan label toko pada bantal lehernya.
109.9K viewsOngoingAdded to Library 298 Times as snack bantal
Read
+Library
Sidekick

Sidekick

kata Inara. “Ya udah. Yuk, sekalian gue mau jajan snack,” jawab gue. “Lah, udah banyak tuh snack di meja tv, nyokapnya tadi ngedropin snack-snack banyak banget,” sahut Inara sambil menunjuk meja tv Hafis yang isinya full makanan ringan, tentu saja cuma beberapa yang merknya familiar dengan kami. “Ya udah gue mau beli pembalut aja, jaga-jaga kayanya gue besok dapet!” sahut gue akhirnya.
105.5K viewsOngoingAdded to Library 193 Times as snack bantal
Read
+Library
The Wedding Agreement

The Wedding Agreement

"Kita cari saja kalau begitu." Bella mengangguk dan mereka pun mencari makanan ringan untuk menemani menonton bola. Kacang rebus yang diinginkan Bella tidak ditemukan dimana pun hanya ada gula-gula, popcorn dan aneka snack seperti chiki yang di jual di toko.
1015.0K viewsCompletedAdded to Library 554 Times as snack bantal
Read
+Library
Janji Amanda

Janji Amanda

“Man, seneng banget lo hari ini? Ada hal menggembirakan apa?” Bukannya langsung menjawab pertanyaan Natasha, Amanda merogoh sesuatu dari dalam tasnya. Sebuah kotak bekal yang lumayan besar dengan corak gambar Doraemon pun berada di kedua tangan Amanda. Lalu disodorkannya kotak bekal itu ke depan Benny dengan memasang muka senyum. Senyum yang ada maunya. “Nih, Ben. Gue udah bikinin lo omelet spesial buat sarapan lo pagi ini.”
102.4K viewsOngoingAdded to Library 86 Times as snack bantal
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status