Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ayah Tiriku jadi Dosen Matematikaku

Ayah Tiriku jadi Dosen Matematikaku

"Ah ... Mas, pelan-pelan, jangan sampai kedengaran Nana." Demi mencari sensasi, ibu dan ayah tiriku nekat bercinta di ruang tamu. Pak! Pak! Pak! Bunyi hantaman kulit yang makin intens terus terngiang di kepalaku, membuatku secara refleks menjepit bantal dengan kedua paha. Suara dari luar ruangan itu terdengar makin keras, hingga bantal tidak lagi mampu memuaskan hasratku. Aku akhirnya mengeluarkan mainan kecil dari bawah bantal, lalu mulai menjelajahi tubuhku sendiri dengan sepuas hati. Aku pun tidak menyangka kalau nantinya aku benar-benar bisa mewujudkan keinginan untuk mendesah di bawah tubuh ayah tiriku sambil berseru, "Ayah, pelan-pelan ... keras banget."
10.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 296 kali sebagai snack bantal
Baca
+Pustaka
Crystalville : Hukuman, Doff dan Pintu Gerbang Crystalville

Crystalville : Hukuman, Doff dan Pintu Gerbang Crystalville

Fafa, Ome, Ocha, Naga dan Atha tak pernah menyangka akan mendapat hukuman aneh dari Silvianita. Bukannya dihukum biasa, mereka justru diarahkan masuk ke gua crystal yang ternyata menjadi gerbang menuju dunia lain bernama Crystalville. Crystalville dipenuhi penduduk dengan antena di kepala dan sayap di punggung, membuat kelima remaja itu merasa asing sekaligus takjub. Dalam kebingungan, mereka bertemu Marca, anak kecil berambut bob yang selalu setia dengan snack kentangnya. Kehadiran Marca membawa warna baru di tengah perjalanan mereka. Namun, ada pertanyaan besar yang belum terjawab : untuk apa Silvianita mengirim mereka ke sini? Apakah benar hanya hukuman atau ada misi tersembunyi yang harus mereka selesaikan?
454 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai snack bantal
Baca
+Pustaka
Kehidupan Kedua, Menikah dengan Bos Mafia

Kehidupan Kedua, Menikah dengan Bos Mafia

Di kehidupan sebelumnya, aku menikah dengan Lukas, orang kepercayaan mafia paling tampan di Barnia. Semua orang iri padaku, mereka bilang derajatku langsung naik jadi orang terpandang. Adik kembarku, Luna, yang diliputi kecemburuan hingga kehilangan akalnya, mendorongku jatuh dari tangga. Saat aku keguguran dan tak berdaya, dia membekapku dengan bantal ... sampai aku mati. Saat aku membuka mata lagi, aku justru kembali ke hari pertemuan keluarga itu. Di dalam kamar, adikku Luna sedang telanjang, menunggangi Lukas dengan kedua kaki terbuka. Tubuhnya bergerak naik turun mengikuti ritme kasar pria itu. “Kakak, kamu datang terlambat.” Dia terengah-engah, menatapku dengan tatapan penuh kemenangan. “Akulah yang dicintai Lukas. Kami sudah tidur bersama. Di kehidupan ini, yang akan menikah dengannya adalah aku!” Semua orang menatapku, seakan menungguku menggila. Namun, aku justru tersenyum. Adikku tersayang, yang kamu tahu hanyalah dia muda, tampan, dan kaya raya. Namun yang tidak kamu ketahui ... di ruang rahasia dalam kamarnya tersembunyi begitu banyak alat untuk menyiksa wanita. Dan juga ... bagaimana dia merencanakan untuk “membagi” dirimu, sebagai mainan barunya dengan anak buahnya.
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai snack bantal
Baca
+Pustaka
Istri Dadakan Dosen Idaman

Istri Dadakan Dosen Idaman

"Lalu kamu mau sampai kapan hidup seperti ini? Dikeluarkan dari kampus, dipanggil polisi karena tawuran, dilaporkan karena menabrak kendaraan dalam kondisi mabuk?" "Oma ... aku masih muda. Aku masih pengin hidup bebas, jalanin hidupku sendiri!" Regita merengek. Suaranya mulai pecah, tubuhnya gemetar menahan gejolak dalam dada. Menikah bukan keinginannya. Pernikahan orangtuanya yang berantakan, menyisakan trauma untuk Regita. "Cukup!" potong Oma dingin. "Semuanya sudah Oma bicarakan pada keluarga calon suamimu. Lamaran akan dilakukan hari Sabtu ini dan menikah secepatnya di Minggu depan." "Omaaaa—!" Regita menjerit frustasi, melempar bantal sofa ke lantai. Regita terdiam dalam tangis yang tertahan. Sekuat apa pun ia ingin melawan, ia tahu hidupnya masih bergantung pada sang Oma. Rumah tinggal, biaya hidup, bahkan nama keluarganya. "Kalau kamu tetap menolak." Suara Oma kembali terdengar, pelan tapi menusuk. "Mulai besok, kamu silakan cari tempat tinggal sendiri. Uang sakumu, makan, fasilitas, dan semua yang kamu gunakan, akan Oma cabut." Regita terdiam. Sang Oma sedang tidak main-main. "Bereskan dirimu. Jangan buat hal memalukan lebih besar lagi. Berhenti main-main dan kamu harus berubah!" Menikah? Satu hal yang tidak pernah masuk ke dalam harapan Regita, tapi justru akan menjadi kenyataan yang tidak bisa ia hindarkan.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai snack bantal
Baca
+Pustaka
Terjerat Pria Arogan Setelah Dicampakan

Terjerat Pria Arogan Setelah Dicampakan

Pena_Receh01
"Apa maksud, Mas. Dia istri kamu! Mas itu suaminya Maira, dia hanya pelakor! Teman yang menusuk dari belakang," ucap Maira dengan suara gemetar. Thania yang mendengar itu hanya tertawa, membuat Maira menoleh mandangnya dengan garang. "Kenapa tatapanmu itu, mau marah, ha? kasian banget sih. Sudahku bilang, kamu itu harusnya menjaga penampilan kalau enggak suamimu bakal cari yang lain, gak dengar sih," lontar Thania. "Mas berani menampar Maira di hadapan jalang itu!" geram Maira. Thania membulatkan matanya, dengan kasar melemparkan bantal kepada Maira. "Aku bukan jalang, Ra! Aku istri suamimu," hardik Thania. "Ahh ... kita liat aja, sampai kapan kamu bertahan. Nanti juga bakal ngemis ke sini, biar kamu ditampung olehku," ujar Reyhan. Maira yang mendengar itu memandang kesal Reyhan, setelah selesai merapikan pakaian. Ia bangkit dan mendekati suaminya. "Aku gak bakal sudi dateng lagi ke sini, mendingan ayo cepat! Talak aku sekarang," seru Maira lantang. Reyhan hendak menampar Maira lagi tapi ia urungkan. Lelaki itu mengepalkan tangan. "Belagu banget ya, oke kalau itu mau kamu. Aku talak kamu, Maira." Mendengar perkataan Reyhan, ia langsung melangkah pergi. Tidak mengatakan sepatah katapun. "Berhenti! Mas akan antar kamu sampe keluar, takut kamu mengambil sesuatu kalau tidak diawasi," seru Reyhan. maira begitu direndahkan, kala sedang sengsara ada seorang pria yang menawarkan diri membantu. apakah lelaki itu tulus hanya ingin membantu atau memiliki maksud lain?
12.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 432 kali sebagai snack bantal
Baca
+Pustaka
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status