Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Because Our Wedding

Because Our Wedding

Setelahnya ia berjalan menuju ruang tamu di mana terdapat sofa berwarna hitam yang terlihat begitu empuk. Sakya berjalan dan duduk di sofa tersebut. Kembali senyumnya mengembang saat merasakan sofa yang ia duduki begitu lembut dan nyaman. Ia melompatkan tubuhnya dengan pelan naik turun merasakan sofa yang begitu lembut. "Memang enak jadi orang kaya. Semuanya serba mewah. Bahkan sofa ini saja sangat empuk. Jauh lebih empuk dari kasurku di kampung,” gumamnya.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as sofa satu
Read
+Library
Shewolf

Shewolf

Juga, ada satu set sofa lengkap dengan mejanya yang diletakkan di pinggir kanan ruangan. “Aku akan menyiapkan kudapan karena kita akan terlibat perbincangan panjang, jadi, duduklah!” perintah luna. Dengan hati-hati, Lunar memilih sofa yang sekiranya bisa ia tempati untuk duduk. Ada tiga sofa yang mengelilingi meja itu, satu sofa panjang di tengah, dan dua sofa yang bisa berisi satu orang saja yang terletak saling berhadapan. Lunar memilih sofa yang berisi satu orang dan berhadapan dengan satu sofa yang sama di seberang. Tak menunggu lama, sang luna telah telah kembali. Sepertinya sesuatu itu telah disiapkan sebelumnya dan luna hanya tinggal mengambilnya saja.
1014.3K viewsCompletedAdded to Library 473 Times as sofa satu
Read
+Library
PERNIKAHAN DI BAWAH SOROTAN

PERNIKAHAN DI BAWAH SOROTAN

Seraphine tidak melihat label harga; ia melihat tekstur, ia merasakan serat kayu, ia memperhatikan bagaimana pencahayaan jatuh di atas permukaan marmer. “Sam, sofa yang ini,” ujar Seraphine sambil menunjuk sebuah sofa modular berwarna abu-abu. “Materialnya bouclé. Cocok buat nonton atau santai di ruang tengah. Gak kontras juga sama lantai marmer lo.” Samudera hanya mengangguk. Ia terpana bukan pada sofanya, tapi pada cara Seraphine menjelaskan fungsinya. “Terus meja makannya,” Seraphine berpindah ke area lain, menimang dua pilihan. “Dua-duanya pakai travertine asli. Tapi satunya lonjong, satunya persegi panjang. Lo cocok yang mana?”
2.5K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as sofa satu
Read
+Library
Dirty Office

Dirty Office

Tepat di depan jendela besar itu, terdapat sebuah sofa dengan desain yang tidak biasa, melengkung dengan bentuk seperti huruf S yang sangat ergonomis dan dilapisi beludru berwarna merah marun yang mewah. ​"Keenan... Sofa apa itu?" tanya Aruna, matanya membelalak. "Bentuknya aneh sekali." ​Keenan terkekeh, ia melangkah mendekati sofa itu dan mengusap permukaannya. "Ini disebut Sofa Tantra, Aruna. Aku memesannya secara khusus agar kita bisa menikmati pemandangan kota dengan posisi yang... Jauh lebih intim dan nyaman saat sedang.. Bercinta.."
1035.8K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as sofa satu
Read
+Library
Pesan Nyasar Dari Sahabatku

Pesan Nyasar Dari Sahabatku

kata Mama sambil mengusap-usap kepala Alexa yang masih berdiri di ambang pintu sambil bergandengan tangan dengan Carissa. Kami pun langsung masuk ke ruang tamu Mama yang dilengkapi dengan sofa busa berjok kulit warna cokelat tua. Sofa tersebut adalah pembelianku, hadiah untuk Mama saat menerima gaji pertama dulu. Mama sangat bangga dan masih menyimpan sofa itu meskipun modelnya agak ketinggalan zaman. Sofa yang terdiri dari tiga komponen tersebut disusun membentuk huruf U. Di tengah-tengahnya ada meja kaca yang diberi taplak warna merah marun. Seragam dengan warna gorden yang dipasang di jendela.
10119.8K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as sofa satu
Read
+Library
Pejuang Terhebat No. 1

Pejuang Terhebat No. 1

“Guru, renovasinya sangat mengesankan. Aku dapat mengatakan bahwa pemilik sebelumnya adalah orang yang memiliki budaya dan selera yang bagus. Kau dapat pindah sekarang tanpa perlu khawatir!” Saat berbicara, Lana lalu menunjuk ke sebuah sofa di lobi utama dan berkata, “Satu-satunya keluhan yang kumiliki adalah sofa itu. Modelnya terlihat sedikit kuno dan terasa tidak nyaman. Sofa itu tidak cocok untuk anak muda. Kau harus menggantinya!” “Benar, benar, benar! Aku merasa ada sesuatu yang tidak pada tempatnya. Sekarang setelah kau menunjukkannya, kau memang benar!”
9.17.0M viewsCompletedAdded to Library 194.7K Times as sofa satu
Show Reviews (2320)
Read
+Library
Feeryal Faris
novel yang menarik tetapi entah kenapa penulis gagal meneruskan jalan ceritanya. sepatutnya jika perlu menamatkan ceritanya, harus diakhiri dengan kembalinya watak utama kepada keluarganya. persoalannya sekarang bagaimana situasi ahli keluarga watak utama terutamanya isteri dan anaknya??
Adriell Stanley
jalan cerita sangat baik cuma bab tamatnya sangat tak masuk akal...banyak persoalan² tak dapat di jawab di bab akhir.sangat kecewa tamat begitu saja.sekurang²nya biar la si fane merasa kebahagian yang tak terbatas diatas kepenatannya menuju ke pejuang no satu .
Read All Reviews
Mayat di Balik Plafon

Mayat di Balik Plafon

Adhisti pun segera berbalik sambil mengerutkan dahinya melihat Abbiyya yang melengos begitu saja. Pria itu kini memegang bantalan duduk sofa itu lalu perlahan sedikit mengangkatnya. Betapa terkejutnya mereka berdua, rupanya sofa itu adalah sofa multifungsi yang memiliki beberapa slot penyimpanan di bawah bantalan duduknya. “Oh, My God!” pekik Adhisti lalu berjalan mendekati sofa tersebut. Abbiyya tampak kembali berdiri lalu mengamati sofa itu dengan tangan yang tersandar di pinggang.
8.718.1K viewsCompletedAdded to Library 616 Times as sofa satu
Read
+Library
SEKRETARIS CUPU KESAYANGAN CEO TAMPAN

SEKRETARIS CUPU KESAYANGAN CEO TAMPAN

"William sedang membelai pantatmu. Apakah ada hal lain yang harus aku perhatikan?" Arga mendekati Septa. Tangannya menekan keras ke bagian belakang sofa saat dia mencondongkan tubuhnya ke arah Septa, sambil menatap. Septa bergeser untuk menghindari tubuh Arga. Mata Arga terpaku pada satu titik di sofa. Septa mengikuti tatapannya. Sofa itu terbuat dari kain berwarna kecoklatan. Itu adalah warna coklat muda. Tepat di situ kotor oleh noda yang bekas Septa sebelumnya.
5.6K viewsCompletedAdded to Library 134 Times as sofa satu
Read
+Library
Puncak Kehidupan

Puncak Kehidupan

Claire mengenakan cheongsam yang terbuka, dan ketika dia duduk di sofa dengan kaki disilangkan, dia terlihat seperti wanita bangsawan yang cantik. Mata Dorothy menyusut ketika dia melihat label di sisinya. Dia menoleh ke Claire dengan ekspresi rumit di wajahnya. Dengan suara rendah, dia berkata, “Ini adalah sofa Rolf Benz, Bu. Satu set seperti ini harganya jutaan.” "Apa?!" Claire melompat seolah pantatnya terbakar. “Sofa seharga jutaan, kamu serius? Apakah itu terbuat dari emas?!”
8.53.4M viewsCompletedAdded to Library 95.6K Times as sofa satu
Show Reviews (846)
Read
+Library
Raka Abqary
percuma dong alex mnjadi sngat kuat toh pada akhirnya hanya alex dan kaisar rowan yang tersisa dibumi..& ternyata tujuan dari cerita ini ialah hanya mencari & bertemu leluhur rockfeller,yaitu dewa sang pencipta..gk seru,gak sesuai dgn harapan,masa iya stlh reinkarnasi alex jdi murid SMPnya dorothy?
Film Nonton
author ngga jelas akhirnya hapoy atau sad, bikin cerita fantasi kesaktiannya ngga masuk akal dan hiperbola, pembaca sudah bayar mahal mahal per episode tapi ceritanya mengecewakan. siapa ini authornya? biar diingat lain kali sebelum membaca karyanya
Read All Reviews
KUKU BU SAPTO

KUKU BU SAPTO

Dia berusaha untuk menenangkan diri. “Ma-maaf ya Bu, kalau bikin kaget. Saya, Bu Saiful. Pemilik rumah smaa toko ini.” “Iya, Bu. Saya benar-benar kaget. Saya Bu Marto.” “Ibu dari rumah depan? Rumahnya Bu Sapto?” tanya Bu Saiful dengan raut wajah tegang dan serius. Seolah tak percaya. “I-iya, Bu.” “Apa Ibu mau beli rumah itu?”
1078.8K viewsCompletedAdded to Library 2.8K Times as sofa satu
Show Reviews (37)
Read
+Library
Nannys0903
Mampir ke karyaku MALAM TANPA NODA Faisal tak menemukan bercak dara di atas ranjang apa benar istrinya sudah tak perawan. memilih menikahi wanita lain pilihan ibuanya tanpa mau menyentuh istri pertama. Mampukah Airi bertahan dalam rumah tangganya.
Hayisa Aaroon
Berbagai hal ganjil yang dialami pemandi jenazah setelah memandikan jenazah benar adanya, itu saya dengar langsung dari mereka. Banyak pelajaran hidup bisa ambil dari mereka yang sudah tidak hidup. Terimakasih Penulis untuk tema luar biasanya, mengingat kematian membuat hati kita, down to the earth.
Read All Reviews
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status