Ambil Saja Suamiku
Sesampainya di sana, Fatih mengeluarkan sebuah black card.
"Gunakan ini."
Silvia langsung menggeleng. "Tidak perlu, Kak."
"Jangan keras kepala."
"Tapi—"
"Mall ini milik Kakak. Kamu bebas membeli apa pun."
Silvia hanya bisa menghela napas pasrah.
Namun baru beberapa langkah memasuki sebuah butik, langkah Silvia mendadak terhenti. Wajahnya langsung membeku.
Di dalam toko itu, Hans sedang tertawa mesra bersama Anggi. Tak hanya mereka. Eko dan Dirga juga berada di sana.