Suamiku Tukang Tahu
“Wi udah, kita di sini mau silaturahmi, jangan cari ribut dong.“
“Fit, aku gak bicara sama kamu. Tapi sama teman kamu ini yang suaminya cuma jualan tahu dan dengan gak tahu dirinya mau rebut suami orang.“
Bisik-bisik mulai terdengar. Aku memejam berusaha menaham amarah yang timbul. Fitri di sebelahku mencoba maju namun aku menahan tangannya.
“Ya iyalah jadi pelakor. Uang bulanannya dari suami tukang tahu gak cukup. Nyesel kamu, kan, Mir. Makanya nyari suami itu kayak aku yang memang kaya raya, punya duit banyak, punya usaha di mana-mana. Sekarang malah mau kerjasama, sama salah satu perusahaan besar. Lihat diri kamu, aku jadi kasihan. Datang ke sini gak pakai perhiasan apa-apa. Paling cuma …
Hot Chapters