ISTRIKU TAK SUKA DANDAN
Sukma sampai menelan ludah mendengar cerita Rony.
"Biasa saja, suamiku yang keren sebagai manager bank. Semoga saja bu Sukma bisa menjadi patner suami saya dengan baik di kantor." Nada bicara Alya tampak tenang, tapi menusuk.
Sukma masih percaya diri. Dia terlihat tersenyum tak jelas.
"Tenang bu Alya, aku pasti menjadi patner yang terbaik untuk suami ibu."
"Sip, asal jangan pecicilan, ya, bu Sukma aku orangnya nekat, soalnya." Hampir Sukma memuntahkan makanan yang masuk ke mulutnya.