Suami Perkasa
Setiap kali orang menyebut nama Sukma, tatapannya sayu, suaranya serak.
Suatu malam, saat mereka membahas gaun dan undangan, Laura memberanikan diri bertanya. “Rel, kau menyesal akan menikahiku?”
Farel terdiam lama. Sorot matanya suram, seperti menimbang sesuatu yang berat. Lalu akhirnya ia berkata lirih, “Aku tidak menyesal… hanya… aku masih sering mimpi buruk tentang Sukma.”
Laura tercekat. “Mimpi buruk apa?”