Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
RD. SEIYA SEKATA

RD. SEIYA SEKATA

Rade duduk di meja kerjanya, sementara Rafly langsung masuk ke ruangannya. Saat Rade hendak menyalakan komputer, tiba-tiba Aden duduk di sampingnya. “Eh, Nona RM Saiyo Sakato. Kamu gak malu ya jalan sama suami orang,” ucap Aden sinis. “Eh, kamu mulutnya bisa dijaga gak? Lagian siapa itu RM Saiyo Sakato,” Rade terdengar marah. “Ya kamu lah, kan yang namanya Seiya Sekata cuma kamu di kantor ini.”
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai suwa ayaka
Baca
+Pustaka
Koma

Koma

Silawan bicara melepaskan pegangan sirambut ikal yang terasa lengket karena keringat. "Aku siapa? Siapa yang cantik?" "Sheilendra. Sella," ucapnya mantap. Silawan bicara bernama Sella itu menonyor kepala sirambut ikal dengan telunjuknya yang lentik. Membuat sirambut ikal mengumpat sambil meringis mengelus-elus dahinya. "Jelas Angaya- lah, sipaket lengkap. Inget ya A-ya cantik." Sirambut ikal Aya terdiam. Sella bohong, sahabatnya itu jelas berbohong. Dilihat dari arah manapun Sella jelas lebih cantik daripada Aya.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai suwa ayaka
Baca
+Pustaka
Alisya

Alisya

Tumben-tumbennya kak Tasya mengirimi Aiys pesan. Aiys terdiam membaca pesan dari kak Tasya, ternyata kak Tasya selain cantik, pintar, juga sangat baik. Aiys telah mendengar gosip kalau Tasya suka sama Juna, bahkan sedari mereka SMP. Setelah membalas pesan Tasya Aiys membuka pesan-pesan di grupnya. Aiys membaca tanpa niatan membalas. Aiys kembali ke pesan Juna, tujuan Aiys kali ini soal-soal yang dikirim Juna. Aiys buka file soal satu persatu. Aiys lihat dan pahami model soal. Aiys tersenyum, model soal yang Aiys bahas tadi sama dengan yang dikirim Juna.
3.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai suwa ayaka
Baca
+Pustaka
AMORAGA

AMORAGA

"Lo ... Tahu ...." "Iya gue tahu, Ga. Gak usah gugup gitu." Amora menaruh gelas susunya di meja, lalu menyilangkan tangannya dan menatap Raga dengan senyum samar. "Lo suka gue, kan?" Raga menaikkan sebelah alisnya. Jadi ... Bukan soal Saga dan .... "Kenapa? Gue salah ngira, ya?" Raga menggelengkan kepalanya cepat. "Enggak, kok."
109.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 357 kali sebagai suwa ayaka
Baca
+Pustaka
Tetanggaku Maduku

Tetanggaku Maduku

Rahman pun ikut berdiri, tapi dia hanya diam melihat dengan kebingungan. "Dengar, Sari! Kamu di sini hanya numpang. Sudah aku katakan, aku tidak pernah main-main dengan ucapanku. Aku bisa mematahkan tanganmu ini," bisik Ayu, membuat tubuh Sari bergidik, ngeri. Lalu, dalam satu hentakan, Ayu melepas tangan Sari hingga tersungkur di sofa. Ayu menghela napas, dan kembali bersikap wajar.
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai suwa ayaka
Baca
+Pustaka
Si Bungsu Shintya

Si Bungsu Shintya

Bahkan, dia hanya berbicara seperlu nya saja, dan itupun hanya kepada ibunya. "Bu, ayo mandi!" Shintya membantu ibu nya berjalan. Berkat pengobatan yang telah mereka lakukan, ibunya sudah mulai bisa berjalan, bahkan berbicara. Meskipun, suaranya tidak jelas, tetapi hanya Shintya yang mampu memahami setiap kata yang di lontarkan ibunya. Selia, kakaknya, sudah kembali ke kota dua hari yang lalu. Alasannya karena ingin melanjutkan sekolahnya, setelah 1 minggu minta ijin. Selia, masih duduk di bangku kelas 2 SMK.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai suwa ayaka
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status