Dear Suami Butaku
Bibirnya tersenyum tipis dan tangannya mengusap kepala Stela dengan lembut, lalu beralih menatap Sarah, dan senyumnya hilang.
“Ada apa tadi? Kenapa bicaramu begitu kasar?”
Stela tersenyum puas, tapi segera menyembunyikannya. “Papa, tadi kami hanya saling menyapa. Kakak mengucapkan selamat padaku karena berhasil bertunangan dengan putra keluarga Adiwijaya yang terkenal.”
“Benarkah?” Andra menatap Sarah dengan satu alis terangkat.
Sarah membuka mulutnya, tapi tidak ada satu suara yang keluar. Akhirnya, dia hanya tersenyum. “Benar. Adik, selamat ya. Kalau begitu, aku pergi ke kamar dulu.”
Hot Chapters