Ifat
Riska tetap terperangah, matanya berkedip-kedip dengan pandangan kosong.
“Tapi, Jihan ditolak oleh Bang Ifat. Nah, terus, Bang Ifat masih memberi peluang pada Jihan, dengan cara mengajukan syarat yang harus dilakukan Jihan. Nah, terus, terus,,”
Sebentar Ika menelan ludah untuk membasahi kerongkongannya.
“Syaratnya itu adalah, Jihan harus mengerjakan shalat selama empat puluh hari di awal waktu. Setelah syaratnya selesai dikerjakan Jihan, barulah Bang Ifat bisa menerima Jihan.”
Hot Chapters