Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sidekick

Sidekick

tanya Anwar berbisik. “Menurut lo? Ada Bu Nami euy, males,” sahut gue cuek. “Nah, sama. Gue juga jadi canggung mau main PS di sana. Padahal dulu kalo mau rehat main 1 game juga nggak apa-apa. Sekarang aneh bener rasanya. Takut aja ngerusak citra kita,” jawab Anwar konyol.
105.5K viewsOngoingAdded to Library 176 Times as talker
Read
+Library
720 Jam

720 Jam

"Tata sama mas Habib..." See you next part 👋
3.9K viewsCompletedAdded to Library 96 Times as talker
Read
+Library
LEAK

LEAK

"Selamat datang di rumahmu sendiri, Arjuna. Maaf, jika aku lancang menjadikannya sebagai tempat pertemuan kita." Kalimat sapa itu terdengar lantang mengisi seluruh ruangan. Namun, tidak ada wujudnya. Suara itu juga terdengar cukup aneh di telinga Arjuna. Seperti dua orang yang sedang berbicara secara bersamaan. Tapi Arjuna sangat menyakini kalau suara itu berasal dari satu orang. "Pengecut!"
103.7K viewsOngoingAdded to Library 126 Times as talker
Read
+Library
Exit

Exit

Salah seorang pegawai di rumah makan Mama menyapaku. “Hai, Kak Lela,” sapaku balik mendekati meja pemesanan. Kak Lela itu salah satu pegawai Mama di rumah makan ini yang paling dekat denganku, bagian pelayanan yang menghantarkan makanan ke meja pelanggan. Anaknya menyenangkan, sih, kalau bicara denganku bisa nyambung dengan pembicaraan topik itu. Bagaimana, ya, menjelaskannya, mungkin nyambung saja karena aku tidak ada teman ngobrol lagi kalau di rumah makan. Atau karena Kak Lela yang menggantikan posisi kakak bagiku di rumah makan ini
102.6K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as talker
Read
+Library
Melintasi Garis Waktu; Sekarang Elena Bukan Elina

Melintasi Garis Waktu; Sekarang Elena Bukan Elina

"𝘖𝘩 𝘪𝘺𝘢 𝘓𝘪 𝘬𝘢𝘬𝘦𝘬𝘮𝘶 𝘫𝘶𝘨𝘢 𝘵𝘦𝘯𝘨𝘢𝘩 𝘥𝘪 𝘱𝘦𝘳𝘫𝘢𝘭𝘢𝘯𝘢𝘯 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘬𝘦𝘮𝘣𝘢𝘭𝘪 𝘬𝘦 𝘯𝘦𝘨𝘢𝘳𝘢 T. 𝘐𝘣𝘶 𝘭𝘶𝘱𝘢 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘦𝘳𝘪𝘵𝘢𝘩𝘶𝘮𝘶 𝘫𝘪𝘬𝘢 𝘔𝘪�
102.7K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as talker
Read
+Library
MATE

MATE

Alice pasti juga merasa kesulitan untuk mendekatiku dan berbicara denganku. “Tidak, itu adalah hal yang wajar. Siapapun yang berada di posisimu pasti juga akan mengalami trauma yang dalam. Tidak perlu menyalahkan dirimu sendiri untuk itu.” Aku tersenyum mendengar ucapan Alice. Sudah kuduga, wanita ini sangatlah baik dan pengertian.
109.4K viewsCompletedAdded to Library 374 Times as talker
Read
+Library
Fake

Fake

Perkataan Nala terhenti ketika speaker sekolah berdenging, semua anak diam menunggu pengumuman apa yang akan disampaikan. “Perhatian, Anasthusa Laura Banuska kelas XI IPA 1 segera ke kantor sekarang.” Panggilan di speaker sekolah menggema di kelas Laura. Setelah pamitan pada Nala, Laura berjalan perlahan menuju ke kantor guru. Langkahnya terhenti ketika mendengar suara aneh dari arah lorong laboratirum biologi, rasa penasarannya yang besar berhasil menghasut Laura untuk mendekati sumber suara yang mengganggu pendengarannya.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as talker
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status