Bias Cinta
Kaniethacinta yang tak biasabukan cinta biasa lyricsbiar cintalirik cinta biasa
“Kamu! Pilih tangan kiri dulu yang dipotong atau tangan kanan?”
“Kiri aja dulu, Mas,” ujar Bias sambil menunjuk tangan yang dimaksud, “kita potong dulu tangan yang berani nusuk Cinta. Eh, jangan langsung tangan, tapi jarinya aja dulu. Satu … satu.”
“Ma-Mas, ki-ki-kita cuma disuruh, Mas,” celetuk pria yang terus mengikuti Cinta dengan tergagap. Keringat dingin sudah membanjiri pelipis dan tubuhnya bergetar hebat.