Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dimanja Om Tampan

Dimanja Om Tampan

"Tapi Tante, bahkan seorang gelandangan jika diberi pakaian bagus bisa berubah menjadi pria tampan." "Adapun Erlangga, pria berumur dengan tubuh seperti sumo. Ck, ck.." Lilly menggelengkan kepalanya, tersenyum misterius melirik Alena. Alena bergidik ngeri, ingatan tentang potret Erlangga menyatu dalam pikirannya. Perut pria itu membuncit bak wanita hamil lima bulan, wajahnya yang bulat dan itu adalah sepuluh tahun yang lalu.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai tante cari brondong
Baca
+Pustaka
Dikhianati Suami Dikejar Brondong

Dikhianati Suami Dikejar Brondong

"Tolong jangan menangis! Itu berisik. Aku mau istirahat sebentar lagi. Aku capek banget karena kamu tadi liar banget.” Tangisan Adelia seketika langsung berhenti saat ia mendengar suara yang berbeda. “Ini bukan suara si tua Bangka, lalu suara siapa?” tanya Adelia di dalam benaknya. “Punggung yang hangat dan kokoh, suara baritone yang penuh ketegasan, enggak mungkin pria ini adalah laki-laki tua Bangka itu,” pikir Adelia. “Jangan-jangan, aku sudah digilir banyak pria? Makanya aku ngerasa tubuhku ini remuk kayak abis digilas truk!”
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai tante cari brondong
Baca
+Pustaka
Janda Kesayangan Brondong Kaya

Janda Kesayangan Brondong Kaya

Dean mengendus-endus tubuhnya, dia tidak tahan mencium aroma tidak sedap dari sana. Yirra menurut, di dalam mobil wanita itu terus memikirkan Tante yang dia lihat tadi. Memang di matanya, Haura adalah wanita yang cantik, masih terlihat muda dan tentu saja penampilannya sangat menarik. Siapa pun pasti akan tertarik melihat Tante tersebut, apalagi Dean yang tidak pernah memandang siapa pun wanita asalkan wanita tersebut cantik.
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai tante cari brondong
Baca
+Pustaka
Godaan Nakal Brondong Manis

Godaan Nakal Brondong Manis

Tapi tak ada tanda - tanda keberadaan Caroline. Aku memacu mobilku, mengitari sekitar jalan Brodwy. Sampai aku di simpang jalan yang lumayan sepi, aku melajukan mobil ku. Dari kejauhan aku menemukan mobil sedang gelap, dan aku lihat tubuh Caroline dihimpit seorang lelaki jangkilung, aku mengenalinya. Itu lelaki yang si temui Catoline di bar. Dengan peehitungan yang matang, aku menebrak mobil itu, Caroline yang berada di samping mobil terdorong kedepan mengenai si lelaki jangkung.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai tante cari brondong
Baca
+Pustaka
Majikan Brondong yang Meresahkan

Majikan Brondong yang Meresahkan

Gadis cantik yang berpakaian dengan nuansa warna putih dan cream itu pun duduk di seberang Nando. "Kamu yakin mau bekerja sama saya, Flo?" tanya Nando. "Yakin, Om," jawab Florencia dengan mantap. "Baiklah, ayo ikut saya!" Florencia menuruti Nando dan berjalan di sampingnya hingga ke luar kantor. "Lho, Om, kita mau ke mana?" tanya Florencia ketika disuruh masuk ke BMW X6 berwarna hitam.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai tante cari brondong
Baca
+Pustaka
Yang Ternoda

Yang Ternoda

tanya Mila pada Tante Rossa. “Oh, kamu temannya. Sebelas dua belas ya kalian, sama-sama kampungan!” Tante Rossa memperhatikan penampilan Mila seperti tadi memperhatikan Zafira. “Kamu kenal sama orang itu, Fira? Kenapa dia memaki-makimu? Kamu nggak apa-apa?” tanya Mila. Zafira mengangguk. “Iya, Mil. Dia Tante Rossa, dan aku nggak apa-apa. Terima kasih sudah membantuku tadi,” jawab Zafira.
1060.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai tante cari brondong
Baca
+Pustaka
BERONDONG

BERONDONG

Tapi, dadanya yang sangat rendah juga pusarnya yang terlihat menjadi perhatian Toro. "Tan, ama gue aja. Burung elang kalau liat ayam langsung nyamber-nyamber aja loh. Kasar pula. Apalagi penampilan tante kaya gini, wihhhh.. emmm... dari luar aja udah kebayang dalemnya kaya gimana" ucap Toro diakhiri kekehan renyahnya. Toro membasahi bibirnya dengan sensual kala Rere menatapnya sekilas.
108.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 270 kali sebagai tante cari brondong
Baca
+Pustaka
Awas, Ada Berondong!

Awas, Ada Berondong!

Dengan sisa-sisa kewarasan dan harga diri sebagai wanita berusia dua puluh lima tahun, Vania mendongakkan dagunya, mencoba melawan balik tatapan menantang sang berondong. "Lu kira dengan cara begini gue bakal luluh, hah?" tantang Vania balik, sengaja mendekatkan bibirnya hanya beberapa sentimeter dari bibir Tara. "Lu masih ingusan, Tara. Belum cukup umur buat ngajak gue main-main."
97 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1 kali sebagai tante cari brondong
Baca
+Pustaka
Dekapan Hangat Berondongku

Dekapan Hangat Berondongku

Wajahnya terlihat sedikit lelah, tetapi senyumnya tetap sama seperti biasanya. “Karin?” Mereka sama-sama tertawa kecil karena tidak menyangka akan bertemu di tempat seperti ini. “Lo belanja juga?” “Iya.” “Sendirian?” Elena mengangguk. Karin melirik barang-barang di dalam troli. “Banyak banget.” “Stok di rumah habis.” Karin kemudian menunjuk sebuah coffee shop kecil yang berada di dalam supermarket. “Ngopi dulu, yuk. Gue belum mau pulang.”
10265 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8 kali sebagai tante cari brondong
Baca
+Pustaka
Ada Berondong Tua

Ada Berondong Tua

Setelah menghabiskan kopi, Tama mengeluarkan sesuatu dari dalam tasnya. "Apa ini?" "Undangan pesta." Hayu mengangkat bahu tanda tak mengerti. "Bos cabang Surabaya ngadain pesta nanti malam. Makanya aku datang kesini sekalian survey," jelasnya. "Pesta apa?" "Ulang tahun pernikahan. Tahun depan dia pensiun. Jadi, kita datang mewakili cabang karena yang lain tidak bisa," lanjut Tama.
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149 kali sebagai tante cari brondong
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status