Hati yang Terbagi
"Semoga Allah memberkahimu, Nak. Kehadiranmu selalu menjadi cahaya bagi orang-orang yang berada di sekitarmu. Tante bangga pernah menjadi bagian dari hidupmu,"
"Tante, jangan bicara begitu, Tante tetap Tante-nya Alina. Alina tetap akan sayang sama Tante," air mata Tante Irma makin menderas.
"Tante, Lala mana?"
Wajah Tante Irma langsung berubah.
"Nanti Tante ceritakan, sekarang hari bahagiamu, Nak. Tante tak akan merusaknya,"
Tiba-tiba perasanku tak enak. Apa ada sesuatu hal yang terjadi dengan Lala. Namun, Tante Irma bersikukuh tak mau menceritakan sekarang.