Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mantanku, Kakak Iparku

Mantanku, Kakak Iparku

Aroma dan rasanya yang harum memberikan efek tenang pada tubuh dan juga pikirannya yang sedang semrawut. “Enak nggak?” tanya Tania sebelum dia menyesap minumannya sendiri. “Seger, ini apaan sih? Teh?” “Teh chamomile, teh kesukaan saya.” Tania memberitahu. “Aroma dan rasanya bikin saya nyaman banget.” Deo mengangguk setuju kemudian meminum tehnya sampai habis. “Kamu laper nggak, Kei?” tanya Tania lagi. “Makan yuk, aku masakin dulu tapi.”
4.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 138 Beses bilang tea pai
Read
+Library
Aku Bukan Satu-Satunya

Aku Bukan Satu-Satunya

Amira menghirup kepulan teh yang sangat asing, dia belum pernah mencium aroma teh yang seperti ini. “Minumlah, ini teh Da Hong Pao,” kata Bram dengan riang, dia menyunggingkan bibir sampai gigi depannya terlihat. ‘Byyuuuurrrr...’ Kontan Amira menyemburkan teh yang ada di dalam mulutnya. Luna pun tak kalah terkejutnya mendengar teh Da Hong Pao yang tersaji di atas meja. Bram tertawa melihat dua wanita di depannya ini, saking terkejutnya dua wanita itu tidak bisa menutup mulut.
9.670.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.0K Beses bilang tea pai
Read
+Library
My Bitchy Lady

My Bitchy Lady

Mei Li menuangkan teh panas dari sebuah teko untuk Levi. “Levi bukankah itu nama Bapak?” “Ya itu benar,” balas Levi kaku. “Minumlah teh ini selagi masih panas, Bapak pasti akan sangat menyukai rasa pekat dan keharuman dari teh ini. Ini adalah teh khusus yang dibuat dari perkebunan teh milik Tuan kami.” “Terima kasih atas tehnya. Apakah Ibu Mei Li sudah lama bekerja di sini dengan Tuan Dylan Wang?”
9.412.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 383 Beses bilang tea pai
Read
+Library
Kalung Ajaib Pemuda Desa

Kalung Ajaib Pemuda Desa

--- Teh yang Susan bawa adalah sesuatu yang tidak Wandra perkirakan—bukan teh celup dari kotak yang ada di meja kantin, melainkan teh oolong yang diseduh dalam teko keramik kecil dengan air yang suhunya diukur dengan termometer mini, dituang ke dalam cangkir tanpa pegangan yang terasa berat dan halus di telapak tangan sekaligus. "Da Hong Pao," kata Susan ketika ia meletakkan cangkir di depan Wandra. "Stok terbatas yang kami simpan untuk tamu istimewa." Ada senyum kecil di sudut bibirnya ketika mengucapkan itu—senyum yang tidak dibuat-buat. "Menurut saya itu kualifikasi yang kamu penuhi hari ini."
938.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 844 Beses bilang tea pai
Read
+Library
Di Kehidupan Kedua, Nona Shu Yi Akan Menuntut Balas!

Di Kehidupan Kedua, Nona Shu Yi Akan Menuntut Balas!

balas Shu Yi rendah hati. Ketika masih berstatus permaisuri, dia punya kesempatan untuk menikmati berbagai jenis teh mahal. Satu-satunya yang belum sempat dicicipi adalah Da Hong Pao. Teh Oolong langka yang asalnya dari pegunungan jauh di selatan ibu kota. "Nona Zheng tak perlu merendah," balas nenek Li. "Si tua yang jadi suamiku bahkan tak bisa membedakan teh hijau, kuning, atau hitam. Tidak elegan sama sekali."
1026.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 746 Beses bilang tea pai
Read
+Library
ZOE

ZOE

"Hanya sekotak teh dan kartu nama." Aku menyerahkan kotak hadiah yang sengaja kubeli dalam perjalanan untuk Mr. Hong. Kotak itu berisi satu kilogram Da Hong Pao Tea atau yang lebih dikenal dengan sebutan Big Red Robe. Teh bercita rasa segar bunga ini digelari harta istimewa China. Jadi bukan lagi kejutan bila dibanderol seharga 17,3 miliar perkilonya. Ia mengambil kartu namaku dan membaca pesan dibaliknya, "Kai inu ni te o kamareru. Ah, memang benar, Nona. Disaat seperti ini pesan mu akan sangat dibutuhkan Ketua Hong."
106.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 148 Beses bilang tea pai
Read
+Library
Diculik Lalu Dinikahi Pria Berbahaya

Diculik Lalu Dinikahi Pria Berbahaya

tanya Paulina, sebuah senyuman tipis penuh teka-teki terukir di sudut bibirnya, menguji ingatan pelayan lama dari kediaman Lotus tersebut. Maid itu mendongak sedikit, lalu mengangguk dengan keyakinan penuh di wajahnya. “Tentu masih ingat, Nyonya Besar. Teh hijau hangat dengan tambahan pemanis Stevia dan beberapa lembar daun peppermint segar, bukan?” ucap maid itu dengan nada bicara yang sangat yakin.
101.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 42 Beses bilang tea pai
Read
+Library
BILLIONARE'S WIFE

BILLIONARE'S WIFE

BAB 20 Pagi selepas Calvin pergi, Talisa turun untuk membuat minuman hangat. Biasanya Talisa membuat teh hijau dengan lemon. Ketika Talisa berjalan melalui depan mesin pembuat kopi, Talisa baru ingat jika pagi ini dia belum membuat kopi untuk Calvin. Biasanya Calvin akan membuat kopi sendiri bila Talisa lupa. Tapi sepertinya pagi ini Calvin sedang tergesa-gesa karena Talisa juga tidak melihat bekas cangkir.
9.9140.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 3.2K Beses bilang tea pai
Ipakita ang mga Review (40)
Read
+Library
Endang dwi
karya Kak Jem ga ada yg gagal.. bikin nagih.. termasuk kisah Talisa dan Calvin ini.. banyak puzzle yg berceceran yang harus di cari satu".. Cinta mereka aslinya aman" aja cuma musuh" Calvin aja yg bikin rusuh..
Tia martina
Bener² cerita yang menegangkan dari awal sampai akhir cerita ,seru banget dan bikin nagih belum berhenti baca kl blm selesai. recommended banget apalagi yg suka baca thriller dijamin gak nyesel..lanjut dong ceritanyaaaa
Basahin ang Lahat ng Review
Berawal Dari Terpaksa, Berakhir Saling Mencinta

Berawal Dari Terpaksa, Berakhir Saling Mencinta

“Sangat senang luar biasa.” “Tapi bayinya laki-laki tak sesuai keinginanmu.” “Bisa buat lagi nanti.” “Ehem, satu saja belum melahirkan ini sudah planing lagi.” Damian mengambil tehnya dan langsung menyeruput, menikmati teh khas Indonesia. “Enak.” “Apanya?” “Tehnya.” “Teh poci itu. Produk Slawi—Tegal.” Kening Damian mengerut. “Heh, apa itu? Nama orang?”
1014.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 502 Beses bilang tea pai
Read
+Library
Sang Pewaris Pertama

Sang Pewaris Pertama

"Tuan Clarke, silahkan minum teh." Philip mengambil cangkirnya, menyesapnya, dan memuji, "Keterampilan membuat teh Manajer Carter luar biasa. Ini pasti Teh Hijau Maojian. Teh ini memiliki rasa yang manis dan lembut. " "Tuan Clarke, kamu terlalu baik. Aku tidak tahu bahwa Tuan Clarke juga ahli dalam teh.” Anna tersenyum. “Tidak, aku baru saja mabuk, jadi mulutku tidak terlalu baik untuk mengecap.” Philip melambaikan tangannya.
8.43.4M viewsKumpletoIdinagdag sa Library 70.8K Beses bilang tea pai
Ipakita ang mga Review (597)
Read
+Library
bang jems
woe Napa muncul halaman crita yg berbeda ni wooee mana yg update ni.. huuuf kecewa bnget tanya nya.. mending kalo k gini hps aja apk bangke gak guna... di saat seru serunya Mala muncul crita yg lain emang dasar...
JP
Ijin promote thor. REVENGE menceritakan derita wanita yang tidak tahu apa-apa disiksa sampai hampir mati hanya dengan satu tuduhan, Pelakor. Bangkit dari kematian berbekal sedikit ilmu bela diri, Claudia melacak semua orang yang membuatnya menderita. Mampir kak buat reviewnya. Thanks.
Basahin ang Lahat ng Review
PREV
1234
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status