Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Utari

Utari

Tak lama, merekapun sampai di toko yang Utari maksud. "Ada yang bisa kami bantu?" tanya pegawai disana. "Ya pak, aku butuh beberapa kain berwarna merah muda dan berwarna hijau lumut.." jawab Utari. "Baik, tunggu sebentar.." jawab pegawai itu sambil mengambil contoh kain yang dimaksud Utari.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai pait
Baca
+Pustaka
CERAI

CERAI

Hufft,, rasanya gugup sekali Ya Allah bathin Zaira memegang dadanya sambil menatap rumah mewah yang ada di hadapan nya. Ia mencoba menghilangkan kegugupan nya dan mencoba tersenyum. Bismillahirrahmanirrahim, ucap nya dalam hati dan mulai melangkah kan kai nya memasuki pekarangan rumah mewah tersebut. Assalamu'alaikum pak, saya pembantu baru disini dan menggantikan posisi Bu sari ucap Zaira kepada satpam penjaga rumah tersebut. " Sebentar ya neng "
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai pait
Baca
+Pustaka
Perfect Mate

Perfect Mate

Alat sensor menyala dengan keberadaan Delon Matteo yang saat ini sedang memakan kue tart. "Maafkan kami Tuan Muda Delon, kami pikir ada keberadaan orang asing di dalam pesta, selamat makan dan menikmati pesta kembali Tuan Muda Delon," ucap beberapa bodyguard yang meninggalkan Delon Matteo yang masih meneguk segelas vodka.
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai pait
Baca
+Pustaka
Pena Ajaib

Pena Ajaib

Bughh!! Bugh!! Pukulan demi pukulan dari kepalan tangan seorang remaja laki-laki yang mengenakan seragam sekolah di gang sempit belakang warung berhasil membuat suasana yang tadinya sunyi kini menjadi sedikit ramai. Dua orang temannya yang berdiri di sampingnya hanya melihatnya sembari tertawa. Sedang si korban yang tengah dipukuli itu merintih kesakitan yang sekarang dia rasakan di sekujur tubuhnya. Diketahui mereka berempat adalah siswa dari salah satu SMA swasta di Jakarta Selatan yang bernama SMA Atsaws.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai pait
Baca
+Pustaka
DIPTA

DIPTA

Pita kecil warna putih menyatu dengan seragamnya. Nadhira menatapnya lagi. “Serius deh, kamu beda.” Aira menutup loker pelan. “Beda apanya sih?” “Glow-nya,” Lestari menyahut sambil menyandarkan punggung ke loker sebelah. “Kayak orang lagi punya rahasia manis.” Aira langsung menunduk. Senyumnya tipis, tapi sulit disembunyikan. “Lebay.”
10895 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai pait
Baca
+Pustaka
KINASIH

KINASIH

Keduanya menatap tajam dengan wajah yang jauh dari kata menyenangkan. "Mana cucuku!" seru Yatmi yang merangsek masuk, sementara dari dalam, Paijo muncul dengan tangan berkacak pinggang. Pria itu menarik Asih ke belakang tubuhnya, menatap satu per satu tamu yang masih berdiri dengan wajah angkuh. "Mau apa kalian ke sini?" Paijo berkata dengan suara bergetar karena amarah. Dia tahu betul, mereka hanya akan melukai hati cucunya -lagi.
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai pait
Baca
+Pustaka
PART-TIME

PART-TIME

Marianné
Jo membalas senyuman palsu Al, “Apakah para material yang kau miliki menyukaimu dengan sepenuh hati? Berdasarkan ilmu matematika dan geometri papan catur, buah catur tertentu selalu lebih berharga daripada buah catur yang lain.” Mr. Jo mengeluarkan ponselnya dan menampilkan video Al yang tengah memalak juniornya. “Siapa? Siapa yang bisa merekamku sedekat itu?!” kesal Al melepas topengnya, “Jangan mngorbankan benteng bernilai tinggi hanya untuk mendapatkan kuda lawan,” celetuk Mr. Jo.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai pait
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
8
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status