Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TULPA

TULPA

TULPA 1. Lilin Aku tersenyum tipis, terharu akan kejutan dari sang mama yang kini berdiri di depanku seraya membawa sebuah roti ulang tahun. Ya, hari ini adalah hari ulang tahunku yang ke-lima belas tahun. "Ayo tiup lilinnya, sebelum itu mintalah permohonan," ujar mamaku.
106.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 221 kali sebagai teddy lupin
Baca
+Pustaka
Andyp

Andyp

"Tadi, kamu mau ngomong apa Lisa? Kan Jenny marahin kamu gak boleh ngobrol pas upacara." Lisa menarik tangan Ratu, memilih berbicara di pojok kelas karena ini rahasia daripada Jenny nanti cemburu, cewek itu juga menyukai Andy. "Yang tadi ngasih lo topi, itu namanya Andy Prayoga, panggil Andy. Dia kapten futsal, keren banget deh pas lagi main. Tapi, sayangnya dia udah punya pawang. Lo jangan deket dia dulu, karena ceweknya itu tukang ngadu plus cengengnya ampun bang jago," Lisa menceritakan panjang lebar, menggebu dan sangat serius. Soal gosip ia akan paling bersemangat.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai teddy lupin
Baca
+Pustaka
LILY

LILY

Lily kemudian bergegas menuju ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Hari ini mereka akan kembali mengunjungi butik Aunty Sera untuk membicarakan persoalan cabang butik di Jakarta. Setelah itu mereka akan menghabiskan waktu berbelanja di Woodbury Common, karena keesokan harinya mereka sudah bersiap untuk kembali ke Jakarta. Meskipun dengan cuaca yang dingin karena kota New York sedang turun salju, mereka masih tetap semangat untuk bergantian memasuki satu persatu toko yang ada di Woodbury Common. Selain itu, mereka juga harus mencari oleh-oleh. Karyawan butik di tempat Rachel dan Lily bekerja meminta oleh-oleh dan mereka sebagai teman yang baik harus menurutinya.
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai teddy lupin
Baca
+Pustaka
I Saed Lupyu

I Saed Lupyu

Wajah mulus dan putih bersinar saat pertama kali aku menatapnya. “Selamat atas buku keduamu.” Dia tersenyum lebar sambil menunjukkan deretan gigi putih yang rapi. “I Saed Lupyu katamu?” “SAE!!!!” teriakku.
107.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 263 kali sebagai teddy lupin
Baca
+Pustaka
Bayi Mungil di Depan Pintu : Mama, Tolong Diterima

Bayi Mungil di Depan Pintu : Mama, Tolong Diterima

Dia memberikan boneka beruang favoritnya kepada Xander, tertawa sambil berkata, “Kakak, Tina memberikan Teddy kepadamu. Kau bisa berbicara dengan Teddy!” Mendengar itu, Xander mengambil beruang kecil itu dan meletakkannya di punggungnya. Bocah tampan dan boneka Teddy itu berhasil memikat hati para pelayan di keluarga Fughort. Mereka semua berkumpul dan mengelilingi mereka berdua. "Kakak." Tina meraih lengan baju Xander dan perlahan meraih telinganya, “Teddy adalah beruang harapan. Kau bisa meminta apa saja kepada Teddy dan Teddy akan membantumu untuk mewujudkannya.”
9.61.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24.5K kali sebagai teddy lupin
Tampilkan Ulasan (202)
Baca
+Pustaka
malaikatmusik99
thor tolong dong bikin tokoh farrel nya pinter... jangan jadi bego bloon.... kan bukti tinggal d kasi liat aja surat nikah ..foto2 nikah sama sally...kan byk buktinya... bikin realistis dong thor alur ceritanya..... klo bikin kayak farrel gak bisa mikir hal sesimple itu...udah keterlaluan bego semua
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
LETUP

LETUP

“Mana, buruan!” Fano berdecak, masih setengah tertawa. Tangannya lantas merogoh saku belakang jinnya, meraih dompetnya dari sana. “Nih.” Lelaki itu mengangsurkan kartu identitasnya, yang segera diterima Kaila dan diperhatikan dengan seksama. Kaila memindai setiap informasi yang tertera di kartu berukuran 8 x 3 sentimeter itu. Nama yang tertulis sama dengan yang didengarnya beberapa saat lalu. Grifano Adrian, usianya empat tahun lebih tua dari Kaila–satu fakta yang membuat Kaila mengerutkan kening cukup dalam, bertempat tinggal di daerah Jakarta Selatan. Diam-diam, Kaila menyimpan informasi alamat itu baik-baik dalam kepala, kemudian mengembalikan kartu tersebut pada sang pemilik.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai teddy lupin
Baca
+Pustaka
Mandul

Mandul

Ayus telah menjelma menjadi sosok lelaki yang benqr-benar buruk di matanya. "Kau sudah bangun?" suara bariton itu membuyarkan lamunan Riri. "Ya," jawab Riri singkat. "Kenapa pagi-pagi begini kau sudah badmood?" tanya Arnold sembari mendekati Riri. Bahkan lelaki itu memberikan kecupan hangat di kening untuk Riri. "Sudah kubilang, jangan memikirkan apapun oke? Ini untukmu."
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai teddy lupin
Baca
+Pustaka
TARO

TARO

Hampir semua pengunjungnya adalah kaula muda. “Aku pesan taro polos tanpa topping dan satu crepes green tea.” Aku sedikit menggeser tubuhku setelah memberikan selembar uang lima puluh ribu rupiah pada sang pelayan. Sepertinya ini kunjungan pertama dan terakhirku ke coffe shop ini. Aku merasa terlalu tua berada diantara para remaja ini. Mungkin di ruangan ini akulah yang memiliki beban hidup yang paling banyak. Ah, lupakan.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai teddy lupin
Baca
+Pustaka
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status