Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
LETUP

LETUP

"Mana, sini, gue liat. Namanya siapa?" "Revan siapa, gitu," balas Kaisar, menghadapkan layar laptopnya pada sang kawan. "Bang Revan," cetus Zaki, manggut-manggut. "Kenal, sih, gue. Mau ID Line apa nomor WhatsApp?" "Eh, gila, dia masih pake Line?" "Ya, udah, sih. Hak orang." "Gue aja udah nggak pake Line sejak semester empat, anjir!"
2.7K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as remus j lupin
Read
+Library
Kembalinya Sang Penguasa

Kembalinya Sang Penguasa

“Aku punya satu teman yang bisa kupercaya. Namanya Leon.” Setelah mengucapkan perpisahan kepada Master Lao, Remus mulai menapaki jalannya sendiri. Dengan kecepatan yang jauh melampaui manusia biasa, ia bergerak menembus hutan dan pegunungan dengan lompatan panjang, setiap gerakan membawa energi yang luar biasa. Butuh waktu satu hari penuh sebelum akhirnya ia mencapai batas luar Kota Namado. Namun, bukannya langsung masuk ke kota, Remus memilih untuk menuju pinggiran kota, tempat Leon tinggal.
101.7K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as remus j lupin
Read
+Library
Rembulan yang Terluka

Rembulan yang Terluka

Aku mulai tertarik akan sifatnya yang polos dan jujur itu. "Bisalah! Kita pernah bertemu dalam sebuah pesta! Aku mengagumi dirimu di saat pertama kali kita bertemu, di saat semua orang memuja dirimu. Semua tersenyum kepadamu dengan alasan yang berbeda. Tapi alasanku tersenyum kala itu, adalah karena cinta. Tapi, satu hal yang membuat diriku mengubur dalam-dalam perasaan itu, kau bagaikan matahari, sedangkan aku adalah rembulan yang menanti pancaran sinarmu. Rasa ini selalu ada, tapi takdir tidak pernah membuat perasaan ini terbalaskan. Kau adalah Matahari, sinarmu begitu kuat dan terpancar dari dirimu sendiri. Sedangkan aku hanyalah rembulan, yang bersinar saat terpantul cahayamu." Dia menu
105.7K viewsOngoingAdded to Library 215 Times as remus j lupin
Read
+Library
Lusia

Lusia

Tuturnya, perkenalan yang sangat singkat dan jelas. “Say- saya Lusia.” Lusia ikut memperkenalkan diri, dan Emma mengangguk paham. Emma dengan sigap, mendekat ke arah Lusia dan mengamati tubuh Lusia. Seakan tak terkejut saat Emma melihat banyak sekali ruam merah yang ada di leher Lusia. Bukan tanpa alasan. Tuan menjadi seperti binatang buas dalam semalam. Batin Emma.
106.7K viewsOngoingAdded to Library 134 Times as remus j lupin
Read
+Library
I Saed Lupyu

I Saed Lupyu

Wajah mulus dan putih bersinar saat pertama kali aku menatapnya. “Selamat atas buku keduamu.” Dia tersenyum lebar sambil menunjukkan deretan gigi putih yang rapi. “I Saed Lupyu katamu?” “SAE!!!!” teriakku.
108.1K viewsCompletedAdded to Library 289 Times as remus j lupin
Read
+Library
Lunar Ascension: Murim’s Overpowered Moonlord

Lunar Ascension: Murim’s Overpowered Moonlord

[Esensi Harimau Bulan Gelap telah diserap! [Kemampuan baru tersedia!] Aku segera membuka panel status untuk melihat apa yang berubah. [Nama: Jinmu] [Level: 5] [Gelar: Pewaris Esensi Harimau Bulan Gelap] [Kekuatan: 50 (+10)] [Kecepatan: 45 (+15)] [Keterampilan Baru: Mata Harimau, Refleks Insting] Mataku menyipit. Mata Harimau? Aku memilih keterampilan itu dan segera muncul notifikasi.
902 viewsOngoingAdded to Library 25 Times as remus j lupin
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status