Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jenderal Naga Perkasa

Jenderal Naga Perkasa

Orang tua itu duduk dan menuangkan beberapa tetes anggur. James melihat gelas anggur yang terbuat dari batu giok jernih yang diletakkan di depannya. Anggur yang dituangkan ke dalam gelas itu berwarna putih susu dan tampak memancarkan cahaya putih sesaat. Aroma anggur yang sedap tercium dan menggelitik hidung James.
9.992.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 3.5K Beses bilang teh pucuk gelas
Read
+Library
Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

Kemudian, dia mencedok arak, lalu menuangkannya ke dalam gelas dengan penuh hati-hati, seolah-olah dia akan merasa sakit hati jika ada yang tumpah. Luther melihat gerak-gerik Pemabuk Gila dengan mengerutkan keningnya. “Jangan sungkan! Kalian jangan sungkan sama aku! Diminum!” ucap Pemabuk Gila dengan lapang dada. Namun, setelah menuangkan tiga gelas kecil itu, dirinya langsung mengangkat kendi dan meneguknya. “Gluk gluk gluk.”
8.83.6M viewsKumpletoIdinagdag sa Library 94.6K Beses bilang teh pucuk gelas
Ipakita ang mga Review (736)
Read
+Library
Panessa Selvia
TAMAT. jadi mnurut kesimpulan saya. luter ditingkatan transendensi roh(tingkatan paling atas kultivasi) sudah ga yg ngusik lagi, sudah bagaikan dewa. makanya dibuat hidup tenang diakhir crita. tpi masih gantung, ayahnya di atlandia masih hidup/wafat? dan Bianca tau GK luter=Gerald Bennet?
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Basahin ang Lahat ng Review
PUDAR

PUDAR

teriak Doni Damara. Kamera bergerak fokus pada Alan yang duduk termenung di dekat jendela mengamati hujan yang enggan reda. Secangkir White Coffee rasa gula aren disajikan untuk menemani dinginnya udara sore itu. Alan menyesapnya perlahan, aromanya mengepul hingga terhirup hidungnya.
587 viewsOngoingIdinagdag sa Library 11 Beses bilang teh pucuk gelas
Read
+Library
The Architecture of Us

The Architecture of Us

"Jangan sampai Anda sakit lalu menuduh toko saya yang membawa sial." ​Arga menatap gelas kaca yang mengepulkan uap hangat itu lalu beralih menatap Ghea yang berpura-pura sibuk mengelap daun tanaman monstera di dekatnya. Pria itu meraih gelas tersebut merasakan kehangatannya berpindah ke telapak tangannya yang dingin lalu meminumnya perlahan. ​"Tehnya terlalu manis," komentar Arga datar setelah meletakkan kembali gelasnya.
236 viewsOngoingIdinagdag sa Library 5 Beses bilang teh pucuk gelas
Read
+Library
JASA PIJAT BRONDONG NAKAL

JASA PIJAT BRONDONG NAKAL

“Ya kadang. Kadang di tempat tidur juga.” “Trus jumlahnya gimana, Dik. Banyak gak?” “Kayaknya banyak, Teh. Muncratnya bisa berkali-kali dan panjang-panjang. Pernah saya coba wadahi pake gelas, hampir setengah gelas kecil itu. Gelas sloki.” “Waaw, mantap sekali itu, Dik. Oh ya, Dik, tadi pagi itu kamu sedang mikirin apa, sih? Kok … itunya ngacung-ngacung.”
3.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 134 Beses bilang teh pucuk gelas
Read
+Library
Chemistry Chapter

Chemistry Chapter

"Ayo makan! Atau mau aku suapin?" ​Dewa memejamkan mata sejenak mengelus dadanya prihatin, meratapi nasibnya yang harus dihadapkan pada pilihan, pare ekstra pahit, jengkol muda, cumi tinta hitam, atau terong balado super pedas. ​Pandangan Dewa lalu bergulir ke sebelah piringnya, mendapati sebuah gelas berukuran jumbo yang terisi cairan pekat berwarna cokelat terang.
103.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 111 Beses bilang teh pucuk gelas
Read
+Library
Project Darah Malaikat

Project Darah Malaikat

Wanita itu mengangguk-angguk paham. “Saya akan menyampaikannya, em ... kalau begitu silakan diminum!” pintanya lembut. Aku mengangguk, lalu mengambil gelas yang berisi ... em .... Aku mendekatkan gelas bening yang berisi cairan warna kuning kecoklatan ini ke mulut. Bau bunga Chrysantemum masuk ke hidung ini. Oh, ini teh bunga Chrysan.
105.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 184 Beses bilang teh pucuk gelas
Read
+Library
7 Ramadhan Tanpamu

7 Ramadhan Tanpamu

Dia hanya melihat Zidan seorang anak tak berdosa dan mencoba ingin menerimanya karena tak mungkin bisa menolak apa pun yang sudah ada di hadapannya sekarang, apalagi Hasyim sudah mengerti sikap Sander. Tidak begitu lama api pun menyala, tangan Hasyim mengambil cerek yang sudah hitam, kemudian menaruhnya di atas tungku. Disiapkan tiga gelas beling di atas meja sederhana di tengah-tengah dapur tradisionalnya dengan menaruh gula pasir dan teh tubruk di dalamnya. Tak lama kemudian cerek pun mengepul tanda air itu sudah mendidih dan langsung dimasukan ke dalam gelas.
107.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 203 Beses bilang teh pucuk gelas
Read
+Library
Sepucuk Surat Cinta

Sepucuk Surat Cinta

Indah hanya tersenyum kecut, ia bingung tentang perlanjutnya. “Bapak di Jakarta jadi pe-” belum sempat Hyra menuntaskan ucapannya, pintu kamarnya terbuka. Munculah malaikat yang selama ini jadi pelipur lara bagi ibu, bapak dan kakanya. “Ada apa, Mas?” “Capcainya udah mateng belum, Bu?” Adik Hyra yang bernama Dimas Kusuma memegangi perutnya sambil berkata, “laper,” imbuhnya sambil tersenyum.
9.52.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 100 Beses bilang teh pucuk gelas
Read
+Library
PELUKAN BERDARAH

PELUKAN BERDARAH

Dari dalam saku jaket hitamnya, ia mengeluarkan sebuah kantong kecil berisi bubuk putih keabu-abuan. “Inilah waktunya,” ucap Riko lirih, matanya berkilat dingin. “Obat ini tidak berwarna, tidak berbau. Campurkan ke setiap minuman yang ada di rumah—air, teh, bahkan kopi mereka. Dalam waktu singkat, tubuh mereka akan melemah, tidak berdaya. Saat itu, kita bisa melakukan apa pun yang kita mau.”
101.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 40 Beses bilang teh pucuk gelas
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status