Salahkah Aku Mencintaimu
aku mengoloknya.
"Zhee, apa yang kamu pikirkan itu tidak benar!" sangkalnya.
"Masih bisa ya kamu mengelak, dasar ...!" hujatku.
"Mama ... Papa, jangan ribut!" pinta Abim sedih.
Padahal aku dan Mas Reza sudah berusaha lirih dalam berdebat, tapi Abim masih bisa mendengarnya. Aku dan Mas Reza saling berpandangan, mata indah itu begitu teduh. Lama aku tidak pernah menikmatinya, ada getar bagai tersengat listrik. Apakah ini cinta? Ataukah rindu? Ataukah nafsu karena lama sekali tubuhku tidak tersentuh lelaki? Bagaimana bisa debar jantung ini masih ada buat Mas Reza juga Arjun?
Bab Populer