Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Setelah Hujan Bulan Desember

Setelah Hujan Bulan Desember

tanya Jelita. “Menurut Jelita cantik warna apa?” Meilinda balik tanya. “Taracotta Ma!” sambar Dewi. Meilinda menautkan alisnya. “Warna apa itu?” “Warna ini Ma!” tunjuk Dewi pada mertuanya. Sebuah gambar yang dia simpan di ponselnya. “Ini oren kan?” Meilinda mendelik. “Iya, Ma. Bahasa kerennya Taracotta,” jelas Jelita.
105.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 183 kali sebagai telaga warna legenda
Baca
+Pustaka
Silsilah Naga Emas

Silsilah Naga Emas

Lentera minyak tergantung di atas, menyorot debu yang beterbangan. Pustakawan: “Di sini tersimpan beberapa kitab tentang legenda naga. Kalian boleh membacanya, tapi jangan membuat keributan. Saya akan menyiapkan buku lain yang mungkin berguna.” Sambil menunggu, Li Zhen dan Mei Xiang memeriksa lembar demi lembar kitab tua yang disodorkan. Tulisannya kaku, sebagian huruf terhapus waktu. Beberapa menggambarkan sosok naga, ritual kuno, dan cerita kepahlawanan masa silam. Wang Jian berjaga, matanya waspada kalau-kalau ada orang mencurigakan mendekat.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai telaga warna legenda
Baca
+Pustaka
Legenda Pendekar Naga Putih

Legenda Pendekar Naga Putih

Ledakan warna warni ini yang disebut sebagai Kejora. "Katanya keluarga kalian pewaris Pedang Mentari dan Rembulan, kenapa ada jurus bintang yang sangat aneh dari Pedang Bintang?" Mulut Wu Long sudah gatal ingin bertanya kepada Lie Wei. Wu Long juga curiga kalau yang dia temui ini bukanlah Lie Wei yang merundungnya.
1011.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 328 kali sebagai telaga warna legenda
Baca
+Pustaka
Fantarna

Fantarna

Falfayria menjelaskan. “Ini…Indah,” komentar Danil. Air yang beriak-riak itu membuat warna-warna di dinding berpantulan. Para warnarish terlihat bahagia dengan menara-menara mereka. Falfayria menjelaskan bahwa itu bukan hanya untuk hiasan, tetapi sebagai pos penjagaan. Dan juga gerai dan toko kecil. Entah untuk apa, tapi Danil tidak peduli. Mereka juga entah dari mana memliki bunga-bunga yang indah dan berbagai jenis warna dan bentuk. Danil merasa seperti di dunia dongeng daripada di gua warna. Falfayria juga menjelaskan ada berbagai terowongan yang merupakan jalan tempat para warnarish, sesuai warna masing-masing, tinggal. Banyak lentera-lentera warna-warni di gua menara tadi. Dan sekarang
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai telaga warna legenda
Baca
+Pustaka
Legenda Lima Pendekar dan Seekor Naga

Legenda Lima Pendekar dan Seekor Naga

Konflik tak terelakkan ini menyisakan cerita lara yang menyertai peradaban, membentuk kisah legenda yang dilestarikan melalui zaman. Dalam labirin waktu dan ketidakjelasan, legenda tentang Hiroshima si Naga Ilahi muncul sebagai sosok yang penuh dengan misteri. Sang Naga Ilahi, dikelilingi oleh kabut tebal dan pohon-pohon yang menembus langit, menjadi saksi hidup atas sejarah yang panjang dan diliputi mitos. Selama sepuluh ribu tahun, Hiroshima menjadi legend yang tak pernah pudar, membuat desa-desa terkagum dengan kejenakaannya saat malam purnama tiba.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai telaga warna legenda
Baca
+Pustaka
KEMBALINYA SANG RATU

KEMBALINYA SANG RATU

, ungkap Sinta menghayal. Menjelang tiba di pulau Talaga, di kejauhan, gunung Sambampolulu yang ada di Pulau Kabaena seolah menceritakan legenda para bidadari yang menjelma dalam generasinya. Pulau yang memiliki negeri di atas awan. Desa wisata yang menyajikan keindahan landscape pegunungan yang indah. Negeri dimana awan dapat dijangkau dengan tangan, terutama di pagi hari. Sinta terbayang pada legenda Sambampolulu, yang memiliki doktrin untuk melindungi anak-anak perempuan mereka yang berwajah cantik dengan doktrin, “Nak, ini kau sudah akan pergi sekolah di kota, jika kau menemukan ular dan orang hitam di jalan, maka bunuhlah orang hitam, karena itu lebih berbahaya dari pada ular,” Jun-ho p
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai telaga warna legenda
Baca
+Pustaka
Satu Malam dengan Raja Naga

Satu Malam dengan Raja Naga

“Benar. Ini adalah Daratan Terlarang. Legenda mengatakan tempat ini diciptakan dari sisa-sisa pertempuran naga pertama ribuan tahun lalu.” Raja Naga berdiri di depan mereka, napasnya teratur tapi sorot matanya penuh kewaspadaan. “Jangan berpikir kita sudah aman. Di sini, setiap langkah bisa membangunkan sesuatu yang seharusnya tetap tidur.”
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai telaga warna legenda
Baca
+Pustaka
The Story of Jawata: Pusaka Ajaib

The Story of Jawata: Pusaka Ajaib

tambah Taja dengan tegas mengatakan hal itu agar Lorr En semakin percaya. Lorr En menggeleng tanda tak paham. "Maksudnya?" "Sekar Wening, Jayasinggih, telaga penawar, Racun Merah, Setan Merah dan Gadis Merah, semua itu nyata terjadi!" Taja menjelaskan lebih banyak lagi. Lorr En menyentuh bibir, leher, dan menelan ludah sendiri ketika mengingat sesuatu. "Racun Merah. Aku juga bermimpi itu," kata Lorr En. Kedua mata menerawang, teringat kejadian yang menimpa dirinya.
109.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 319 kali sebagai telaga warna legenda
Baca
+Pustaka
Bangkitnya Naga di dalam Tubuhku

Bangkitnya Naga di dalam Tubuhku

Jika tidak, mengapa Silas tidak pergi sendiri? Bisa dibayangkan betapa mengerikannya wilayah terlarang yang bahkan membuat Silas merasa waspada. "Wilayah terlarang itu adalah daratan yang tenggelam pada zaman kuno ketika dua kubu besar bertempur dalam pertempuran penentuan. Adapun benda yang harus dicari, dewa ini menyebutnya Batu Ilahi Lima Warna. Itu adalah harta tingkat dunia yang dalam legenda kuno digunakan oleh Nuwa untuk menambal langit."
9.51.1M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33.8K kali sebagai telaga warna legenda
Tampilkan Ulasan (92)
Baca
+Pustaka
Nor Berta
aku sebenarnya suka banget baca2 begini tapi kadang kalau nama asli harus diindonesiakan itu rasanya kurang pas.. bisa nggak ya nama karakternya tetap seperti biasa. atau tempatnya juga seperti biasa. itu juga memperkaya bahasa kita. jadi suka gemes. karna ndak suka sama nama kharakternya
Adelia
izin promosi cerita kak judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku.
Baca Semua Ulasan
Legenda Tongkat Semesta

Legenda Tongkat Semesta

Keduanya sangat terkejut ketika mendapati seruan Lintang, membuat mereka tidak sempat menghindar dan berakhir terlempar karena dampak ledakan. Asgar langsung membelalakan mata saat melihat di hadapan Lintang tengah berdiri sesosok ular raksasa berwarna merah. “Ti-tidak mungkin! apa itu ular legenda?” gumam Asgar sedikit terbata. “Legenda?” tanya Samhu cepat. “Benar, ular merah telah punah ribuan tahun lalu, mereka adalah ular pembunuh bahkan pemakan bangsanya sendiri,” jelas Asgar.
1013.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 336 kali sebagai telaga warna legenda
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status