Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ISTRIKU KUYANG

ISTRIKU KUYANG

Bismillah "TEROR KUYANG" #part_10 #by:Ratna Dewi Lestari. "Dini ... Dini ...," Lagi-lagi suara itu bergema di telingaku. Sesuatu terasa meniup kakiku. Dingin. Walau dalam keadaan limbung, aku berusaha menormalkan kesadaranku. Masih terhuyung dan tertatih kupaksakan untuk bangun.
1036.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 771 kali sebagai telinga kanan bunyi dug dug
Baca
+Pustaka
Nilakandi

Nilakandi

"Halo, Rindu sayang. Lagi ngapain?" ujar suara di seberang telepon, terdengar seperti ledekan yang disengaja. Disambut raut masam si penerima. "Sibuk aku, Ta. Kalo nggak penting jangan telfon dulu ya," jawab Diwana yang untuk keseribu kalinya merasa kesal kenapa bunda memberinya nama belakang 'Derurindu' yang selalu jadi bahan ejekan teman-temannya.
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 188 kali sebagai telinga kanan bunyi dug dug
Baca
+Pustaka
Dia,  Tak Datang

Dia, Tak Datang

'teng' 'teng' 'teng' Lonceng yang berbunyi tiga kali adalah tanda Frans yang memanggil smeua pelayan juga pengawalnya. Mereka semua berbaris rapih di ruang tengah rumah ini menghadap kepada Frans yang sudah menunggu dengan raut dinginnya.
825.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 770 kali sebagai telinga kanan bunyi dug dug
Baca
+Pustaka
Hati Seorang Perempuan (Indonesia)

Hati Seorang Perempuan (Indonesia)

Si kemeja kotak-kotak tertawa sambil menunjuk Tita yang masih asik bernyanyi. "Itu yang wajahnya batak mix chinese juga lucu. Bahasa mandarin joget dangdut kontemporernya keren gila ya? Hehehe..." Koko ganteng berkemeja maroon tampak menatapi Martha. "Music EDM Indianya juara ya? Yang nyanyiin juga mantap. Bisa sering-sering ke sini ini, kalau bisa sering-sering lihat mereka juga."
1056.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai telinga kanan bunyi dug dug
Baca
+Pustaka
TERGODA CINTA DUDA DINGIN

TERGODA CINTA DUDA DINGIN

Sekaligus mengobati rasa bersalahnya karena kemarin tanpa sengaja membuatnya menangis "Sekarang kita mulai." Naura menunjuk gambar alat-alat transportasi yang ada di sana beserta dengan bahasa inggrisnya dan Keylan menjawabnya tanpa susah dan tersendat sedikitpun meskipun dia cadel sampai lembarannya habis dan jawabannya benar semua. Keylan tersenyum lebar dengan wajah songong penuh kemenangan, mengingatkannya pada Papinya Arjuna meski tidak selebar itu senyumannya tapi tetap songong.
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai telinga kanan bunyi dug dug
Baca
+Pustaka
JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU

JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU

Suaranya teramat dingin. “Deleng, ing menit. Aku iso manggon karo sampeyan,” sambung suara lirih yang lain. Sekali tarikan nafas bisa membuat dia menyerangku. Seolah aku sedang berada dalam ujung tanduk. Suara yang seperti berasal dari dua rongga mulut dan mengucap sekalimat bersama-sama. Suara Bibi, seperti diikuti gelombang suara berbahasa Jawa dari mulut orang lain. Apa maksud ucapannya?
1022.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 546 kali sebagai telinga kanan bunyi dug dug
Baca
+Pustaka
Give Me More Than Your Love (Indonesia)

Give Me More Than Your Love (Indonesia)

Kukkuruyukkk Kukkuruyuuukkk Kukkuruyyuukkkkk Kuk- Diza terbangun dan menjawab telfon dari entah siapa itu. "Halo" jawab Diza dengan suara serak. "Diza are you okay? Ada apa dengan suara serakmu itu? Kemana suara alay lo? Lo dimana sekarang? " tanya Nisa bertubi-tubi "Mmh,, hiks.. hikss" Diza menutup mulutnya dengan punggung tangan kirinya namun tak dapat menahan lolosan isak tangisnya karena kembali mengingat kejadian yang barusan terjadi sehingga isak tangisnya dapat didengar Nisa
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 148 kali sebagai telinga kanan bunyi dug dug
Baca
+Pustaka
Gosipin Si Boss

Gosipin Si Boss

"Kadalidiadan pidikidir sadayada gadak tadahudu badahadasada kadalidiadan? (Kalian pikir saya gak tahu bahasa kalian?)" Barusan tadi bukan aku ataupun Raga yang berbicara. Suara Raga tidak semanis ini. Suara Raga lebih tebal dan ada aksen medhok di huruf 'd' dan 't' -nya. Sedangkan tadi terdengar lebih anggun dan merdu. Untuk memastikannya, kami menengok ke sumber suara yang tak lain adalah Pak Alfa.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai telinga kanan bunyi dug dug
Baca
+Pustaka
KAMPUNG HALIMUN

KAMPUNG HALIMUN

TAP, TAP, TAP, Sebuah suara dengan langkah kaki yang berjalan secara perlahan ke arahnya. “GEUNINGAN MASIH AYA JELEMA KENEH ANU NYUMPUT DIDIEU! (TERNYATA MASIH ADA MANUSIA YANG BERSEMBUNYI DISINI!)” HAHAHAHA HAHAHAHA
9.631.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 900 kali sebagai telinga kanan bunyi dug dug
Tampilkan Ulasan (22)
Baca
+Pustaka
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Joy Julia
Sepertinya mending selesaikan Warung Tengah Malam dulu Thor, sudah terlanjur seru, biar bs fokus satu per satu dulu. Kampung Halimun seru jg, tp blm panas. Bakal geregetan kalau disana masih bersambung, disini bersambung
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status