Ada sebuah cerita yang selalu bikin aku merinding setiap kali ingat—tentang seorang teman yang dulu terjebak di dunia hitam prostitusi. Awalnya, dia cuma iseng jadi 'model escort' karena tergiur duit cepat, tapi lama-lama terperangkap dalam lingkaran setan. Yang bikin ceritanya powerful adalah titik baliknya: suatu malam, dia ketemu klien yang malah ngajak ngobrol serius tentang masa depan. Bukan mau mesum, tapi kasih tiket kuliah dan tawaran kerja serius. Sekarang, perempuan itu udah jadi konselor buat korban trafficking, dan sering jadi pembicara di seminar. Transformasinya dari 'barang dagangan' jadi penyelamat itu benar-benar bukti bahwa perubahan itu mungkin.
Yang paling mengharukan adalah cara dia memaknai masa lalunya. 'Dulu aku dijual,' katanya suatu kali, 'sekarang aku menebus diri dengan menyelamatkan orang lain.' Dia nggak pernah malu bercerita tentang masa kelam itu, justru menjadikannya senjata untuk meruntuhkan stigma. Aku sering mikir, betapa berharganya satu pertemuan yang mengubah hidup seseorang. Kisahnya juga ngingetin kita bahwa di balik setiap 'pekerja tak senonoh', ada manusia dengan cerita rumit yang layak dapat kesempatan kedua.