Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
The Gray Silhouette of Love

The Gray Silhouette of Love

jelasnya padaku, "Seperti halnya sugar jadi suge?" gumanku sendiri. Perlahan memahami misteri kebuntuanku, "Ohh jadi begitu yah? Pantas saja aku sulit sekali paham dan mengerti" "Dan selain itu orang dari keturunan India biasanya membunyikan 'T' seperti orang dengan logat Bali, bunyinya menjadi 'Te'. Bunyi 'Ve dan We' terdengar sama pengucapannya, kamu akan banyak mendengarnya dikata very Yang akan mereka bunyikan jadi werri"
1011.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 270 Beses bilang telinga dug dug
Ipakita ang mga Review (4)
Read
+Library
Wika Cahaya
Bagi para reader "d-grey sillhouette of love" karena bab awal unlock yg terlalu panjang hingga babnya jd malah, bisa langsung loncat ke bab 35... yang chapternya sudah lebih pendek. Thank for your support guys! Bless you all.
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Basahin ang Lahat ng Review
Sang Dewi

Sang Dewi

Nyi Alam Kasuyatiansang dewiDewidewidewa/dewi
"Hanya sebuah kerajaan yang dipimpin seorang wanita, tapi mampu membuat huru-hara hingga Kakek Airlangga kewalahan." "Untung saja, Kakek Airlangga berhasil memukul mundur pasukannya dan mengusirnya dari Medang. Walau begitu Wurawari masih sangat menakutkan," kata Sarweswara. Sembari berpikir, Jayasakti menggerakkan tangan ke dagu. "Saya dengar, Dyah Tulodong adalah pemuja Dewi Durga. Kekuatan yang dimilikinya merupakan anugerah dari sang Dewi Agung.”
2.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 67 Beses bilang telinga dug dug
Read
+Library
Dewa Naga Hitam

Dewa Naga Hitam

Dia masih bertanya tanya mengapa Fang chen menolak tetua Su dan sekarang memikirkan tentang Cairan Spiritual Pelangi. "Itu rahasia. Dan kamu janganmemberi tahu orang tuaku tentang ini. Apakah kamu mengerti?" Fang chen berkata dengan suara rendah. Suaranya sedikit dingin, membuat Xiao Lan takut hingga mengangguk berulang kali. Paviliun Seribu Harta bintang agak sepi hari ini karena sebagian besar orang telah pergi ke arena.
104.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 175 Beses bilang telinga dug dug
Read
+Library
Dendam Sang Tumbal

Dendam Sang Tumbal

Di dalam hutan yang gelap dan angker, tampak seorang gadis muda yang ketakutan dan putus asa. Tubuhnya terikat pada pohon besar yang kering dengan tali tepat di tepi telaga yang bernama Telaga Terkutuk. Kilatan petir yang terhalang pepohonan menerobos rimbunnya dedaunan.
102.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 69 Beses bilang telinga dug dug
Read
+Library
AKU TUNGGU DUDAMU

AKU TUNGGU DUDAMU

"Aamiinn." "Eh, iya, gue baru inget, si teteh 120 juta gimana?" Alis Saka naik satu, "Gimana apanya?" "Alah, enggak usah pura-pura di depan gue. Tadi kalian pergi bareng, kan? Jalan ke mana, nih?" "Enggak gimana-gimana."
1013.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 443 Beses bilang telinga dug dug
Read
+Library
Duka Cita

Duka Cita

“Langsung telpon aku kalau sampai.” “Pasti!” angguk Cita. Arya menunduk sebentar, lalu memberi kecupan pada dahi Cita dengan lembut, dan sedikit lama. “I love you, Cita.” “Love you too, Mas Arya.” ~~~~~~
9.839.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.5K Beses bilang telinga dug dug
Read
+Library
Dia,  Tak Datang

Dia, Tak Datang

'glekglekglek' Jingga meneguk air minumnya tanpa jeda. Tenggorokannya terasa sangat kering sekali. "Maaf, anda berdua siapa?" tanya Jingga kepada Adji dan Sura. Kedua pria tersebut hanya tersenyum sambil mengenalkan dirinya masing-masing. "Dan anda siapa Nonna?" tanya Sura kemudian. "Namaku Jingga kek." ucap Jingga sambil berusaha memperbaiki duduknya.
825.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 724 Beses bilang telinga dug dug
Read
+Library
Renggali

Renggali

lanjutnya sambil memegang gelas, lalu meminumnya. Seolah Ailen merasa tidak bersalah dengan semua ini. “A-apa kamu bilang Ailen?” sahut Arav sambil menggenggam kedua tangannya. “Ini alasan kamu ingin menemuiku? Licin sekali lidahmu itu sekarang,” lanjutnya. “Arav! Apa kamu tahu? Tentang sebuah cinta yang disebut MELEPASKAN,” tandas Ailen.
102.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 59 Beses bilang telinga dug dug
Read
+Library
GADIS LUGU TAWANAN SANG TIRAN

GADIS LUGU TAWANAN SANG TIRAN

"Ahhh.... Max....." Lenguhan keluar dari bibir Selena. Hawa dingin yang berubah menjadi panas membuat mereka semakin lupa dimana mereka berada. Max yang memang sudah lihai membuat wanita bertekuk lutut di bawah kuasanya membuat Selena terus mendesah. Dan sampai di saat bagian intinya, Selena menjerit. Bles ... Junior milik Max masuk menembus milik Selena yang berkedut.
1013.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 337 Beses bilang telinga dug dug
Read
+Library
Duda Tetangga

Duda Tetangga

"Oo, kita kebetulan ketemu di sini. Aku lagi nunggu pesanan saat kamu dan Om kamu datang ke tenda pecel lele ini. Terus aku nyapa kamu, tapi kamunya malah pingsan." "Masa, sih?" "Cataplexy-mu sepertinya belum hilang ya, Ai." "Ih, Yuda. Kalau manggil aku selalu Ai. Panggilan aku tuh, Ica bukan Ai." "Yah, habis waktu SMA kan ada temen kita juga yang panggilannya Ica. Aku nggak mau ketuker aja pas manggil." "Oh iya, si Marisa Dekaban, kan? Yang orangnya centil kaya bekel." Ica dan Yuda pun tertawa mengenang teman masa SMA-nya.
108.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 234 Beses bilang telinga dug dug
Read
+Library
PREV
123456
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status