Dosenku Calon Suamiku
"Terima kasih atas kepercayaanmu, Zel. Foto itu nyata dan ya, kamu benar itu di ruang dosen kampus. Kami berbicara saat suasana masih ramai kok, lalu ntah sejak kapan tiba-tiba sepi saja. Makanya di foto itu hanya terlihat kami berdua."
Azelina mengangguk-anggukkan kepala pertanda mengerti. "Lantas apakah percakapan itu spesial? Pakai telur berapa, Mas? Telur ayam, bebek, burung puyuh, burang unta, burung merak, atau telur cicak?" tanya Azelina diselipi ejekan karena rasa cemburu.
"Telur dinosaurus langka yang diambil dari gunung Fuji. Kau tahu? Rasanya mirip matcha dicampur americano," balas Arion semakin menguji rasa gemas Azelina.
Sikat na Kabanata