Tak Disayang Suami, Sopir Pun Jadi
“Nay, zaman sudah canggih sekarang. Aku tak perlu menikah demi bisa punya anak. Lagi pula, aku ini ingin menjadi seorang ibu, bukan jadi istri.”
“Aku tak mengerti maksudmu,” kening Naya bergelombang.
“Ada yang namanya donor sperma. Apa kalian pernah dengar?”
“Donor sperma?” Ulang Arman.
Rambut bob Bella bergerak saat mengangguk. “Iya, jadi aku bisa memilih sperma terbaik untuk disuntikkan ke dalam rahimku. Dengan begitu, aku bisa melahirkan anak yang bebas dari resiko penyakit turunan. Yah, begitulah kira-kira.”