Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Selir Hati Sang Penguasa

Selir Hati Sang Penguasa

“Sirup maple saja. Aku sedang mengurangi yang manis-manis. Kata Dokter berat badanku cepat naik, aku harus menjaganya supaya tidak sulit melahirkan." Dimas mengangguk, menuangkan adonan ke penggorengan. Suara desis adonan bertemu dengan wajan panas memenuhi ruangan, menciptakan aroma manis yang membuat suasana pagi terasa hangat. Namun, di tengah kehangatan itu, ponsel Dimas yang tergeletak di meja makan bergetar. Nama yang tertera di layar membuat Dimas langsung menghentikan kegiatannya. Itu adalah Cecilia.
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai tepa selira
Baca
+Pustaka
Selir Sang Pangeran

Selir Sang Pangeran

Wanita itu tahu bahwa Wijaya sedang ikut bertanding bersama para prajurit. Dalam hati wanita paruh baya itu berdoa, semoga putrinya ini diangkat menjadi salah satu selir istana. Dia tak ingin nasib Sekar sama sepertinya yang hanya bejodoh dengan kusir kereta, sekalipun suaminya baik. Sekar sangat cantik karena sejak kecil dirawat dan diajari tata krama sekalipun mereka terlahir dari kasta rendah.
1013.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 534 kali sebagai tepa selira
Baca
+Pustaka
The Lunar

The Lunar

tanya Syilea menatap apel di tangan kanannya. “Itu ... apel gala.” “Apel gala?” ulang Syilea. “Ya … apel yang tumbuh di Selandia Baru. Rasanya manis dan wangi. Itu bisa memberikanmu energy,” jelas Henry singkat. Syilea mengangguk. Dia lalu mengulurkan satu apel pada Selena. “Kau mau mencobanya?” “Tidak. Terima kasih. Itu untukmu … aku yakin, Henry pasti masih menyimpan beberapa persediaan di rumah kami,” tolak Selena dengan halus.
1051.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai tepa selira
Baca
+Pustaka
Selir Pangeran Murong

Selir Pangeran Murong

Ketika pria itu membuka tutup cangkir porselen, aroma harum teh hijau berkualitas tinggi segera menyapa indra penciuman. "Kali ini Yuan'er kembali berkontribusi untuk Da Liang kita. Anak itu semakin kuat." Tian Yi menyeruput teh sambil memejamkan mata, menikmati aroma harumnya. "A Shi, teh di Istana Xi Wei ini seolah-olah mengandung zat adiktif. Aku selalu kecanduan untuk menikmati minum teh bersamamu," pujinya. Wajah Selir Hui memerah. Pria ini mempunyai ratusan selir di istana kekaisaran. Bisa mendapatkan perhatian Kaisar semanis ini, tentu saja tidak mudah.
9.888.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai tepa selira
Baca
+Pustaka
Morning, Tuan Anu

Morning, Tuan Anu

ucap Selena dengan ramah pada seorang pelayan yang berdiri di sampingnya. "Yang hijau ini untuk Tuan?" tanya Pelayan itu lagi. 'Apa dia memasukkan sesuatu?' Eve langsung curiga. Ia saat ini terus berdiri di dekat dapur untuk menguping pembicaraan Selena dan Pelayan itu. "Iya, Tuan suka teh pahit," jawab Selena sambil tersenyum hangat. "Dan kue kopi ini letakkan di kanan Tuan dan kue brownies ini letakkan di kanan Nona, paham?"
1020.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 589 kali sebagai tepa selira
Baca
+Pustaka
Kehidupan Kedua: Nona Ingin Menuntut Balas!

Kehidupan Kedua: Nona Ingin Menuntut Balas!

Semua mata menatap Kaisar, yang kini wajahnya gelap penuh murka. Ia menoleh cepat ke pelayan Nadine. “Darimana kau mendapatkan teh ini? Dan dupa itu?” Pelayan gemetar, jatuh berlutut. “Teh… teh itu diberikan oleh Selir Salsa. Sedangkan dupa… seperti biasa, dikirim dari lembaga harem, Yang Mulia.” Kaisar menutup mata sejenak, dadanya bergemuruh. Lalu ia membuka matanya kembali, sorotnya tajam bagaikan pedang.
9.856.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai tepa selira
Tampilkan Ulasan (18)
Baca
+Pustaka
nanadvelyns
Halo, para readers terkasih. Terima kasih banyak. Tanpa kalian dan editorku terkasih pula, Dalia tidak akan tersaji dengan lebih banyak warna. Dengan dukungan kalian pula, penulis berhasil membawa Dalia pada juara satu small writing contest dan menjadi top winner(。ノω\。)♡♡
Lily Dutch
wanita wanita harem ini bikin pusing deh, bisa gak sih mereka idgaf aj. untung dalia sama adipati bukan kaisar, tp aku jujur pengen adipati jadi kaisar juga sih tapi aku gamau klo adipati punya banyak selir
Baca Semua Ulasan
Wanita Yang Menginginkan Suamiku

Wanita Yang Menginginkan Suamiku

Rei terlihat bertanya pada seorang peserta bernama Clara. “Ini namanya paella valenciana, Chef. Paella terdiri dari nasi yang dimasak dalam panci dengan beberapa topping. Saya memberi daging kelinci sebagai topping-nya, kacang-kacangan, juga saffron dan rosemary.” “Daging kelinci?” Rei terlihat antusias mendengarnya. “unik sekali ya?” komentarnya lagi. Clara, si gadis muda berambut pirang itu tersenyum senang. “Iya, Chef.”
1068.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai tepa selira
Baca
+Pustaka
Duke, Mengapa Kau Baru Memohon Saat Aku Pergi?

Duke, Mengapa Kau Baru Memohon Saat Aku Pergi?

Celandine menggeleng cepat, senyum hangat terlukis dari sorot matanya yang begitu mirip dengan mata Cal. Ia mengelus pipi Tili dengan punggung tangannya, memberi isyarat bahwa ia sangat mengerti. Celandine lalu merogoh kantong gaunnya dan mengeluarkan sebuah cupu porselen kecil. "Un..tukmu..." bisik Celandine, menyodorkannya pada Tili. "Buatan…ku... pemerah bibir. Dari li…lin lebah." Tili membuka cupu itu. Warna merah lembut yang sangat cantik tersaji di dalamnya.
1020.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 750 kali sebagai tepa selira
Baca
+Pustaka
Menjadi Tawanan Takdir sang Alpha

Menjadi Tawanan Takdir sang Alpha

Selena melangkah maju dengan keanggunan yang dipaksakan. Rambut pirang pucatnya tertata rapi, sangat kontras dengan Lyra yang rambutnya berantakan dan tubuhnya hanya tertutup jubah Kael. Aroma Selena adalah wangi melati yang dingin dan artifisial, sangat berbeda dengan aroma alami Lyra yang menggairahkan. Selena memandang Lyra dengan jijik, seolah-olah ia sedang menatap hama yang mengotori kesucian kastel.
916 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai tepa selira
Baca
+Pustaka
Pengantin Pengganti sang Duke Kejam

Pengantin Pengganti sang Duke Kejam

Mereka kembali ke laboratorium usai menaruh tongkat sihir milik Selena. Aroma tajam akar Valerian dari Selatan bercampur dengan bau amis kristal Frost-Salt dari pegunungan Utara. Lyra dan Elara bekerja dalam hening yang tegang, jari-jari mereka bergerak lincah di antara timbangan dan alat penumbuk. “Kita tidak punya waktu untuk kelembutan, Elara,” ucap Lyra sambil menuangkan cairan ungu pekat ke dalam cawan porselen.
1031.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai tepa selira
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status