Selir Yang Terlupakan
Ia melangkah turun dari singgasana, berjalan mendekat ke arahku dan menggenggam tanganku erat di hadapan semua orang.
"Ini adalah Lianhua," ucapnya lantang agar terdengar oleh seluruh hadirin. "Mulai hari ini, ia adalah Selir Utama yang akan berdiri di sisiku. Siapa pun yang berani meremehkannya, menyakitinya, atau menyembunyikan apa pun darinya, berarti berani menentangku sendiri."