Tak jarang, kita sering mengalami kembung atau sakit perut setelah makan, dan ada banyak faktor yang bisa menjadi penyebabnya. Salah satu yang sering disalahkan adalah kebiasaan makan dengan terburu-buru. Ketika kamu makan cepat, kita cenderung menelan udara lebih banyak. Ini bisa menyebabkan perut terasa penuh dan tidak nyaman. Jadi, kalau kamu senang makan dalam waktu singkat, coba lah untuk meluangkan waktu lebih banyak saat makan. Mengunyah dengan baik dan fokus pada makananmu bisa membuat perutmu lebih tenang.
Selain itu, ada beberapa jenis makanan yang dikenal bisa menyebabkan ketidaknyamanan di perut, seperti makanan pedas, berlemak, atau yang mengandung banyak serat. Jika kamu baru saja mencicipi masakan baru atau makanan yang sangat berlemak, itu bisa jadi penyebab sakit di perutmu. Bahkan, produk susu bisa menjadi penyebab bagi mereka yang intoleran laktosa. Memperhatikan reaksi tubuh setelah mengonsumsi makanan tertentu sangat penting agar kamu bisa menemukan pola yang tepat untukmu.
Bicara tentang stres, ini juga bisa berkontribusi pada ketidaknyamanan perut. Pernahkah kamu merasa perut kamu ‘berontak’ saat sedang cemas? Itu bukan tanpa alasan! Stres bisa memengaruhi sistem pencernaan kita, menyebabkan gejala seperti sakit perut. Jika kamu melihat bahwa emosi berpengaruh pada perutmu, mungkin saatnya untuk mencari cara relaksasi yang cocok.