Harem milik Suamiku
Orchid berlari cepat dan membuka pintu kamar utama.
Brak.
"Nyonya Orchid," cicit Marigold yang terbelalak syok mendapati istri pertama suaminya menerobos masuk.
Pertengkaran hebat yang didengarnya di luar kamar, membuat nyali Marigold ciut untuk ikut campur, dan memilih bersembunyi di kamar. Seharusnya dirinya yang jago berkelahi tidak gentar menghadapi wanita lain. Namun entah kenapa, tubuh Marigold tidak bisa berhenti gemetar mendengar suara Orchid yang menggelegar. Ada perasaan trauma yang mulai menjalar dari alam bawah sadarnya, menguasai seluruh panca inderanya hingga membuatnya merasa lemah dan tercekik.