Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Fall in Rose

Fall in Rose

Musim panas telah resmi berakhir. Daun gingko dan mapel berguguran. Cantik jingga emas semu merah telur laksana sang surya di ufukbarat saat fajar datang. Pada musim yang disebut Cheong-go-bi ini, masyarakatnya akan menghabiskan waktu untuk liburan serta menghadiri berbagai festival musim gugur yang dilanjut dengan perayaan besar, yakin hari raya Chuseok. Pun setiap taman akan dipenuhi mereka yang berpasangan.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 120 Times as the falling leaves poem
Read
+Library
Good Novel

Good Novel

with winds that pinch and twist The leaves in their peevish passion, and whirl wherever they list; With the autumn, hoary and nipping, whose mausolean mist Builds wan a tomb for the daylight; - each morning shaggy with fog, That fits grey wigs to the cedars, and furs with frost each log; That carpets with pearl the meadow, and marbles brook and bog, - Alone at dawn - indifferent: alone at eve - I sigh: And wait, like the wind complaining: complain and know not why: But ailing and longing and pining because I do not die. How dull is that sunset! dreary and cold, and hard and dead! The ghost of the one last August that, deeply rich and red, Like the wine of God's own vintage, poured purple ove
7.922.5K viewsOngoingAdded to Library 674 Times as the falling leaves poem
Read
+Library
Jenderal! Istrimu Bukan Pajangan

Jenderal! Istrimu Bukan Pajangan

Suaranya pelan, panjang, memecah keheningan siang. Saat celah terbuka, angin dari dalam halaman menyapu keluar. Kelopak-kelopak bunga persik beterbangan, berwarna merah muda pucat, jatuh satu per satu, seolah sengaja menyambut langkahnya. Musim gugur baru saja menyentuh halaman itu—tidak dingin, tidak hangat, hanya cukup untuk membuat segalanya terasa lebih sunyi.
1037.6K viewsCompletedAdded to Library 978 Times as the falling leaves poem
Read
+Library
Falling for you

Falling for you

Kemudian akupun mulai bernyanyi. Pernahkah kau bermimpi sedang terbang tinggi? Dan perasaanmu langsung ikut melambung bersamaan? Saat aku bernyanyi itulah yang kurasakan. Seolah diriku sedang melayang dan berputar seperti helai bunga dandelion yang tertiup angin musim gugur. Rasanya begitu bebas dan menyenangkan. Setelah aku menyelesaikan bagian terakhir dari chorus, semua pengunjung yang ada bertepuk tangan riuh.
104.6K viewsCompletedAdded to Library 91 Times as the falling leaves poem
Read
+Library
Bagaikan Daun Di Musim Gugur, Cintaku Berjatuhan

Bagaikan Daun Di Musim Gugur, Cintaku Berjatuhan

Dokumen di tangannya jatuh ke lantai. Dia menatap pemberitahuan itu berulang kali di dalam benaknya, sampai tiga kali. "Gugur? Zarend gugur?" gumamnya dengan suara yang bergetar hebat, lalu segera menghubungi mentornya untuk memastikan sekali lagi. Sang mentor terdiam sesaat. Menatap wajahku yang sudah tak bernyawa di layar, dia perlahan berkata, "Ya, dia sudah gugur."
3.7K viewsCompletedAdded to Library 84 Times as the falling leaves poem
Read
+Library
Dewi Kultivator Langit

Dewi Kultivator Langit

Lalu, dengan suara jernih dan penuh emosi, ia melantunkan puisi: "Angin musim gugur menyapu daun, Tersapu jauh di antara lembah. Kesetiaan diuji dalam badai, Namun siapa yang akan tetap bertahan?" Seketika, suasana aula berubah. Xiao Yin membeku, matanya melebar.
106.3K viewsCompletedAdded to Library 252 Times as the falling leaves poem
Show Reviews (26)
Read
+Library
agneslovely2014
Kalau buku ini lewat beranda kalian, wajib masuk pustaka deh! Ceritanya nagih buat dibaca, memang sebagus itu dan bikin kecanduan baca berjam-jam gak bosan! Thanks Kak Zhu Phi ... ini buku mantap jiwa lah ya.
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Read All Reviews
The Last Leaf

The Last Leaf

itu untuk kami. Aku bisa merasakan cinta dari mereka, dan payung itu adalah bukti cinta kedua orang tuaku. Namun sekarang, payung tersebut basah, lusuh tergeletak di tanah yang kotor. Aku mengedarkan pandangan, mencari sosok si pembawa payung, tak ada siapapun di sekitar sana, sampai aku melihat bulir air merah jatuh bersamaan dengan rintik hujan, rintik hujan itu lama kelamaan berubah menjadi hujan yang deras, aku berlarian ke arah pohon maple untuk mengambil payung, tanpa sengaja aku mendongak ke atas, di sana, di atas pohon sana, ibuku tergantung seperti bulir air yang menggantung di ujung daun. Aku bisa melihat jas hujan coklat yang kemarin dikenakannya, sangat tidak cocok dengan warna
2.2K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as the falling leaves poem
Read
+Library
WHEN TEARS FALL INTO RAIN

WHEN TEARS FALL INTO RAIN

[Aku hanya bisa melihatmu dari jauh dan menghabiskan hari – hariku dalam ketakutan dan ketidakpastian. Sendirian menghabiskan musim dingin di akhir tahun. Hanya mendesah cepatnya waktu berlalu. Jika akhirnya hancur, sayang sekali tak dapat menyelesaikan kata di dalam hati. ] Semua pengunjung café hanyut dalam nyanyian Rhea dan hanya bisa terpana memandang Rhea yang duduk di panggung. [Tidak berani berharap bisa bersamamu.
3.2K viewsCompletedAdded to Library 77 Times as the falling leaves poem
Read
+Library
Moonbound Deception

Moonbound Deception

The word came from his trembling lips, carrying an infinite burden of regret. We continued stepping with a slow and careful rhythm, as if following the beat of a silent song of mourning. The tall and leafy trees around us seemed to stand as silent witnesses to our journey full of sorrow, their branches swaying gently in the night wind that whispered with an eerie and mysterious voice. The full moon that had previously provided soft and soothing light now felt like it was illuminating us with a cold, unfeeling, and judgmental glare—as if the sky itself was mourning the loss we felt.
1.2K viewsCompletedAdded to Library 43 Times as the falling leaves poem
Read
+Library
Penguasa Sembilan Pintu Kematian

Penguasa Sembilan Pintu Kematian

Musim gugur yang indah Daun-daun merah berguguran Angin bertiup semilir Membawa aroma harum bunga plum Hari-hari terakhir melihat warna-warni alam Sebelum serpihan salju Berjatuhan menyelimuti kota Sebelum angin dingin membekukan kita Mari kita menari Bersama angin Dan dedaunan merah Hingga kaki kita lelah Namun tak membuat kita berhenti tertawa Mereka berdua bahkan menyanyikan lagu musim gugur bersama-sama.
103.9K viewsCompletedAdded to Library 85 Times as the falling leaves poem
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status