Nilakandi
Tama buru-buru menyela cerita mengejutkan dari bibir Nilakandi.
“Kamu tahu, setiap Diwana ulang tahun, ruangan saya akan penuh dengan kue dan kado ulang tahun dari perempuan-perempuan yang mendekati Diwana. Setiap hari valentine, gantian coklat, bunga, dan surat-surat cinta yang saya tampung. Karena apa? Nggak sekalipun Diwana mau menerima hadiah-hadiah itu. Jangankan hadiah, bahkan Diwana nggak pernah sekalipun membalas pesan-pesan spam perempuan-perempuan itu di luar hal pekerjaan,” ucap Tama panjang lebar.
Hot Chapters