Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kukembalikan Kesengsaraanku Pada Maduku

Kukembalikan Kesengsaraanku Pada Maduku

gerutu Rani. Mama Risma terdiam sejenak, beliau mengambil ponselnya dan mencari di internet bentuk dari daun kelor. "Aku rasa, seumur hidup juga aku belum pernah lihat daun ini," gumam Mama Risma yang suaranya masih bisa didengar oleh Rani. "Kamu ada kuliah gak hari ini?" tanya Mama Risma. "Kenapa Ma?" tanya balik Rani.
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai puisi tentang daun
Baca
+Pustaka
ROMANSA DESEMBER Season 1 : Daniel and Stefany

ROMANSA DESEMBER Season 1 : Daniel and Stefany

Namun, Daniel mengabaikan tatapan itu dan tetap berfokus pada proyeknya bersama Stefany. Di halaman belakang sekolah, Daniel dan Stefany mulai mencari daun-daun yang sesuai untuk karya seni mereka. Mereka menemukan daun-daun berwarna kuning cerah, merah, dan jingga yang jatuh berserakan di tanah. “Lihat, Stefany! Daun ini bentuknya unik sekali. Bagaimana kalau kita gunakan sebagai pusat dari karya seni kita?” tanya Daniel sambil menunjukkan daun berbentuk hati.
10873 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai puisi tentang daun
Baca
+Pustaka
Mengandung Bayi Presdir Dingin

Mengandung Bayi Presdir Dingin

Keenam orang itu mengonfirmasi urutan tanggapan puitis mereka. Christopher adalah orang pertama yang membacakan puisi, bertemakan angka dua: "Rumput tumbuh, burung warbler membumbung tinggi di langit bulan Februari (2); di sepanjang tanggul, pohon willow menari dalam kabut musim semi yang memabukkan." Selanjutnya adalah Leia, yang memusatkan syairnya pada angka empat: "Teras ini memanjang empat (4) ribu delapan ratus zhang; merenungkannya membuat orang merasa cenderung mengarah ke tenggara."
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai puisi tentang daun
Baca
+Pustaka
Menikahi Suami Palsu

Menikahi Suami Palsu

Dia bosan. Semilir angin di siang hari menggoyangkan dedaunan yang enggan gugur dari ranting-ranting pohon mangga. Namun di sebelahnya, daun pohon jati tampak meranggas menyisakan cabang-cabang kayu kering bagai merontokkan harapan manusia yang sudah digantungkan setinggi angkasa. Wendy menengadah menatap jejak-jejak matahari begitu terik seakan tak mengenal yang namanya kesedihan, memaksa menerobos ke sela-sela daun pohon mangga yang mulai berbuah juga menjatuhkan daun kekuningan dari pohon jati yang mengotori latar rumah.
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai puisi tentang daun
Baca
+Pustaka
Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

Kepakan sayap mereka menyebarkan debu bercahaya, menempel di zirah para prajurit, lalu berubah menjadi bintik-bintik bintang yang berkilau. Nivan perlahan menuruni papan tambat. Lumut di bawah kakinya mengeluarkan suara lirih. Dia membungkuk, memungut sehelai daun sebesar telapak tangan. Pinggiran ujung daun itu berlapis emas, urat daunnya sangat jelas seolah-olah disulam. Saat hendak menyerahkan daun itu kepada perwira di sampingnya, tiba-tiba dari belakang barisan terdengar jeritan singkat.
8.83.6M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76.3K kali sebagai puisi tentang daun
Tampilkan Ulasan (736)
Baca
+Pustaka
Panessa Selvia
TAMAT. jadi mnurut kesimpulan saya. luter ditingkatan transendensi roh(tingkatan paling atas kultivasi) sudah ga yg ngusik lagi, sudah bagaikan dewa. makanya dibuat hidup tenang diakhir crita. tpi masih gantung, ayahnya di atlandia masih hidup/wafat? dan Bianca tau GK luter=Gerald Bennet?
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
DANYANG

DANYANG

Dayu tak bisa menemukan kalimat yang cocok untuk menggambarkan situasi yang sedang dialaminya. Dia terus berlari, sampai akhirnya dia tak bisa merasakan lagi lelah karena larinya. Dia tak lagi mendengar suara langkah kakinya, dan terakhir, dia tak lagi merasakan ada tangan lain yang menggandeng tangannya. Dayu tiba-tiba menemukan dirinya sudah berlari sendirian di jalan beraspal di tengah hutan, dan angin datang meruntuhkan dedaunan yang berwarna kuning. Daun itu bukan daun jati. Dayu bisa mengenali perbedaannya. Daun jati lebih lebar, sementara daun yang menghujaninya lebih kecil, dengan bentuk yang jelas berbeda.
107.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 281 kali sebagai puisi tentang daun
Baca
+Pustaka
Dewi Kultivator Langit

Dewi Kultivator Langit

Lalu, dengan suara jernih dan penuh emosi, ia melantunkan puisi: "Angin musim gugur menyapu daun, Tersapu jauh di antara lembah. Kesetiaan diuji dalam badai, Namun siapa yang akan tetap bertahan?" Seketika, suasana aula berubah. Xiao Yin membeku, matanya melebar.
106.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai puisi tentang daun
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
agneslovely2014
Kalau buku ini lewat beranda kalian, wajib masuk pustaka deh! Ceritanya nagih buat dibaca, memang sebagus itu dan bikin kecanduan baca berjam-jam gak bosan! Thanks Kak Zhu Phi ... ini buku mantap jiwa lah ya.
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Baca Semua Ulasan
Selamat Malam, Tuan Ares

Selamat Malam, Tuan Ares

“Aku pasti berdiri di sampingmu sebagai pohon.” “Akar kita, memegang erat bumi; daun kita saling bersentuhan di awan. Dengan setiap embusan angin, kita saling mengirimkan salam, tetapi tidak ada yang bisa memahami bahasa kita. Kau memiliki cabang yang kuat yang terbuat dari tembaga dan besi, seperti elang, seperti pedang, dan juga seperti tombak.” “Aku punya bunga merah yang mekar, seperti desahan lembut, tapi bisa juga seperti api yang membara.’
9.43.0M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75.0K kali sebagai puisi tentang daun
Tampilkan Ulasan (884)
Baca
+Pustaka
Syadia Lydia Kurui
Ada kalahnya cerita ini mendatar..tapi Ada kalaNya sangat membuat pembaca berimosi..mengikut rentak cerita.. saya suka membacanya..walaupun cerita terkadang rumit untuk saya fahami bahasanya.. cerita Yang sangat panjang..tapi best......️...️...️ apakah cerita ini Akan Di nasihatkan?
Lia Wu
pengen baca tapi bab nya buanyak banget, udah mager duluan takut muter muter banyak drama,,, tang udah baca spill donk, didalamnya ada 2 cerita atau cuma 1, biasanya kan nyambung sama kisah percintaan anaknya
Baca Semua Ulasan
Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

PUISI SATIR TENTANG YANG LUKA DIA TERBANG TAPI TAK PUNYA SAYAP KARENA DEMIKIAN SEKARANG IA SUDAH MERAYAP SAYANGNYA IA TIDAK MERAYAP SESUAI TEMPAT SEHINGGA DEDAUNANNYA ITU JATUH TERLEBIH DAHULU SEBELUM DIRAPAT JIKA DEDAUNANNYA SUDAH RUNTUH APALAH DAYA SEBUAH BUAH YANG TIDAK MEMPUNYAI ALAT FOTOSINTESIS SEBAGAI RUMAH YANG MEMBERINYA BUTUH TENTU BUAH ITU TAK JADI SEGAR TENTU BUNGA ITU TAK JADI MEKAR MEMANG SEBUAH KEJAHATAN TIDAK AKAN LARI DARI PENANGKAPAN MEMANG YANG BAIK ITU AKAN SELALU MENDAPATKAN CELAH KEMENANGAN
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai puisi tentang daun
Baca
+Pustaka
OBSESI BARA

OBSESI BARA

Keduanya saling terhubung untuk menyalurkan segala rasa yang ada. Di dalam tangkai pohon yang sebelumnya ditumbuhi daun pun mengerti, bahwa setiap daun yang jatuh akan tumbuh kembali dengan pucuk daun yang berbeda. Pucuk daun yang lebih kokoh dan lebih indah dari sebelumnya. *** Tamat versi Season 1 cuss langsung baca Season 2 manteman🤍🤍❤❤
1027.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 624 kali sebagai puisi tentang daun
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
8
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status