Aku ADA
Anita naik ke atas, diikuti oleh Akila.
"Kok aneh ya? Gak ada apa-apa." Anita memegang lehernya.
"Kakak yakin mau tinggal di sini?" tanya Akila.
"Iya, La. Lagian Kamu, kan PKLnya dekat tempat ini. Engga ada ruginya juga kalau beli rumah, walaupun gak sebesar rumah Kita di Kota Swadaya." Anita dan Akila turun dengan melewati tangga.