تصفية بواسطة
تحديث الحالة
الجميعمستمرمكتمل
فرز
الجميعشائعتوصيةمعدلاتتحديث
Pengantin Titipan

Pengantin Titipan

Aku lantas pamit dari sana, melenggang masuk ke kamar. Sesampai di kamar, aku duduk di bibir ranjang. Penasaran dengan kado yang diberikan oleh Bang Dion barusan. Kuurai pita merah yang terikat di sana. Tanpa sadar bibir ini terus tersenyum melihat kotak berbalut kertas berwarna biru motif polkadot tersebut. Apa ya isinya? Kulepas sedikit-sedikit potongan selotip yang merekat di kotak itu. Dahiku seketika mengernyit ketika melihat tulisan S*MS*NG GALAXY A71 di sana.
9.621.7K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 822 مرة ضمن titah aw
قراءة
+مكتبة
Janji Setia

Janji Setia

jawab salah satu mata-matanya. “Baiklah, jangan ganggu aku malam ini, dan jaga Fahmi baik-baik. Dia tawanan spesial Kapten Xia He. Jangan lupa undian kematian jalankan lagi. Aku ingin tidur, rasanya mengantuk sekali.” Sohwa meninggalkan ruangan di mana anak buahnya kerap menyusun rencana sangat keji. Wanita itu masuk ke ruangan pribadinya, menggunakan head set dengan musik full volume dan tidur sampai tubuhnya tak terasa lelah lagi.
106.0K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 221 مرة ضمن titah aw
قراءة
+مكتبة
NGAMAR ATAU BAYAR

NGAMAR ATAU BAYAR

ujar Tina. next?
3.1K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 76 مرة ضمن titah aw
قراءة
+مكتبة
Suami Titipan Mantan

Suami Titipan Mantan

JTA 1 "Saya terima nikahnya Ismaya Seroja dengan mas kawin tersebut tunai!" Lantang suara itu membuat Maya memejamkan mata. Dia jelas tak salah mengenali suara. Dia tahu dengan pasti, laki-laki yang beberapa detik lalu menyebut namanya dalam ikrar ikatan suci, bukanlah kekasihnya, Arman. "Mbak ...!" seru Maya saat melihat pintu kamarnya dibuka dari luar, sosok sang kakak datang dengan wajah yang terlihat murung.
102.2K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 47 مرة ضمن titah aw
قراءة
+مكتبة
Tawanan Mertua Kakak

Tawanan Mertua Kakak

Matanya melotot melihat Amina. “Saya memang tidak sepandai seperti Dokter Kartika. Tapi saya punya otak. Apa Tante tidak bisa melihat sendiri, itu adalah minuman jahe? Kalau tidak percaya silahkan cicipi sendiri,” jawab Amina gondok. Ia hendak melanjutkan perkataannya, tetapi terhalang oleh suara bel di luar. Iswati melengos. “Buka pintunya sekarang, siapa tahu itu Dokter!”
8.2K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 271 مرة ضمن titah aw
قراءة
+مكتبة
السابق
1
...
456789
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status