Suamiku Jadul
kata Bang Parlin.
"Entahlah, Bang,"
"Kamu, Cok?"
"Gak percaya, Yah, sujud syukur mereka tadi itu sandiwara," kata Ucok.
"Kamu, Tet?"
"Aku nurut ayah saja," jawab Butet.
"Kok nurut ayah terus, Tet?"
"Iyalah, Ayah kan idolaku," kata Butet.
"Idola pun tak selalu benar, Tet, tetaplah kritis, jangan karena idola nurut saja," kata Bang Parlin.