Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cintai Aku

Cintai Aku

Baskara memejamkan mata, menahan sesak yang rasanya mau membunuh. “Aku sangat mencintaimu,” ujarnya pelan. “Aku menyimpanmu di hatiku… tapi kamu bukan pemeran utama di kisah ini. Temukan kebahagiaanmu… meski bukan denganku.” Ia menangis memeluknya. “Maafkan aku. Karena aku… kita kehilangan anak kita.” Perempuan itu mengusap pipinya. “Aku tau… aku bertemu dia dalam tidur panjangku. Dia bilang… jangan benci appa. Dan sampai bertemu lagi…”
102.0K viewsCompletedAdded to Library 62 Times as pemeran aku tak membenci hujan
Read
+Library
jangan cintai AKU lagi

jangan cintai AKU lagi

" emoji hati? Siapa dia mengapa mas irfan hanya menamai kontaknya dengan huruf C saja tapi tak mungkin mas irfan bermain cinta dibelakangku dulu ia yang mengejarku hingga aku yang luluh dengan perjuangannya. Mas irfan sangat sayang padaku dan ia pasti akan selalu begitu, sudahlah bisa jadi itu hanya teman atau bawahannya saja lebih baik besok aku tanyakan saja siapa C itu agar aku tidak berprasangka buruk" Beberapa perasaan bercampur aduk didalam diriku malam ini namun aku tak mau membuat diriku lebih buruk dengan memikirkan hal yang tak mungkin terjadi maka dari itu lebih baik kalau aku mengistirahatkan tubuhku saja. *paginya*
1.5K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as pemeran aku tak membenci hujan
Read
+Library
Misteri Desa Purnama

Misteri Desa Purnama

Jaka terlihat berapi-api, wajah pucatnya terlihat lucu bila sedang memendam kemarahan. "Sudahlah. Kau tidak cocok menjadi pemeran antagonis," ledekku. Kami pun tertawa bersama. Walaupun aku tahu, Jaka pasti sangat sedih karena hanya bisa melihat dan berharap bisa menyentuh dan mengobati lukaku. "Janis. Seandainya kau tahu, aku begitu sangat ingin menyentuhmu. Seperti halnya hujan yang selalu menyentuh bumi dalam setiap bulirnya."
106.1K viewsOngoingAdded to Library 200 Times as pemeran aku tak membenci hujan
Read
+Library
Pernah Membenci dan Mencintaimu

Pernah Membenci dan Mencintaimu

Aku panik, berusaha merebutnya kembali dari tangannya. Namun, di matanya, tindakanku itu terlihat seperti rasa bersalah. Ekspresinya malah tampak makin puas. Dia melempar liontin itu ke lantai dengan kekuatan penuh. Saat liontin itu hancur berkeping-keping, hatiku juga ikut remuk. Tanpa memedulikan kakiku yang belum sembuh, aku menjatuhkan diri ke lantai, berusaha memungut abu yang tersebar dari liontin itu.
5.8K viewsCompletedAdded to Library 173 Times as pemeran aku tak membenci hujan
Read
+Library
Saat Aku Salah Membencimu

Saat Aku Salah Membencimu

“Aku nggak mau...” Semakin lama, emosinya semakin tidak terkendali. Semua rasa takut, marah, jijik, sakit, bercampur jadi satu. Ia benci semua ini, benci pada orang-orang itu, benci pada malam itu, benci pada dirinya sendiri. Dan dalam kekacauan itu, tatapannya kembali jatuh pada perutnya. Tangan Hazel perlahan terangkat dengan gemetar. Lalu, dengan napas tersengal dan tangis yang pecah, ia hendak menghantam perutnya sendiri. Sebelum itu terjadi. “Hazel!” Miranti langsung menahan tangannya.
574 viewsOngoingAdded to Library 12 Times as pemeran aku tak membenci hujan
Read
+Library
Aku Tak Mau Lagi Jadi Bayang-bayang

Aku Tak Mau Lagi Jadi Bayang-bayang

"Aku hanya … aku takut kamu benar-benar akan meninggalkanku." Itu pertama kalinya Liam pernah meminta maaf kepadaku. Permintaan maaf tulus bukan paksaan. Aku menatap wajahnya yang basah air mata, tapi aku sama sekali tidak merasakan apa-apa. "Permintaan maaf diterima," kataku tenang. "Tapi aku tetap pergi." "Kenapa?" Liam menangis lebih keras. "Aku janji aku nggak akan nakal lagi! Aku akan menurut! Aku akan kerjakan PR! Aku …."
10.4K viewsCompletedAdded to Library 404 Times as pemeran aku tak membenci hujan
Read
+Library
TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU

TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU

Lalu aku terjun bebas, bermain-main di halaman, di bawah titik-titik kecil yang berjatuhan. “Kenapa ketika hujannya sudah deras, kamu tidak melanjutkan bermain hujan, Karina?” tanya Gisa, teman kecilku. “Karena aku takut dengan tetesan hujan yang sudah menderas, terkadang ia seperti panah-panah, sakit mengenai kulit.” jawabku. Ternyata aku seringkih itu. “Lalu?” “Selain itu, aku takut dengan suara hujan yang deras diikuti angin,” jawabku.
9.379.1K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as pemeran aku tak membenci hujan
Read
+Library
Izinkan Aku Mencintaimu

Izinkan Aku Mencintaimu

tampik Indy yang tidak menerima jawabannya. Lia menghapus air matanya. “Jelas!” seru Lia dengan mantap. “Ya aku membenci Ibu. Walaupun aku tahu bahwa ibu yang mengandungku, mau di taruh mana mukaku jika berhadapan dengan teman-temanku,” murka Lia yang sudah tidak tahan.
9.2K viewsOngoingAdded to Library 240 Times as pemeran aku tak membenci hujan
Read
+Library
Bunuh Aku, Sayang!

Bunuh Aku, Sayang!

Patty mengangga. “Reaksi macam apa itu? Aduuh … seharusnya itu kau bahagia bisa mendengar suaraku lagi. Lalu dengan dramatis kau akan berlari menyongsongku dan memelukku. Ahh … mengecewakan!” Jack berdecak kecewa. “Aku tidak pernah menyangka kau akan kembali. Aku pikir kau sangat membenci Richie.” Jack tertawa. “Come on! Richie itu sahabatku. Mana mungkin aku membencinya?”
1011.1K viewsOngoingAdded to Library 233 Times as pemeran aku tak membenci hujan
Read
+Library
Talak Usai Bertemu Mantan

Talak Usai Bertemu Mantan

Dia lalu berdiri di tepi terang menengadahkan tangan agar air hujan jatuh mengenainya. “Airin, jangan main hujan, nanti kamu sakit.” Gadis kecil itu tersenyum memandangku. Airin begitu bahagia melihat hujan. “Padahal aku sangat membenci hujan.” Mendengar pernyataan pria itu aku memandangnya. Seakan tahu isi kepalaku, Pak Farabi menceritakan kenapa beliau membenci hujan.
1011.4K viewsCompletedAdded to Library 297 Times as pemeran aku tak membenci hujan
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status