Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Legenda Tongkat Semesta Bagian 2

Legenda Tongkat Semesta Bagian 2

Sementara di depannya berjejer kursi-kursi lain dari batang pohon yang ditebas. Di atas Singgasana duduk seorang pria tua yang telah renta. Dia terlihat mengenakan mahkota emas, sedangkan pakaiannya sangat sederhana sehingga tidak mencerminkan seorang raja. Ukhuk! Ukhuk! Dua kali pria tua itu terbatuk memuntahkan darah segar pertanda kondisinya sedang tidak baik-baik saja. Wush! Wush! Wush! … wuhs!
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 153 kali sebagai tongkat kursi
Baca
+Pustaka
Putri Jahat Itu Menjadi Waras

Putri Jahat Itu Menjadi Waras

Mereka duduk di kursi berbahan Rosewood yang disediakan di sisi kanan dan kiri. Sedangkan, Jin Guang berada di kursi utama kokoh berbahan kayu Cendana yang sedikit tinggi dari para tamunya. Sehingga ia bisa memandangnya keseluruhan yang ada di depannya lebih jelas tertangkap oleh mata. Seperti saat ini, dia hanya menyimak celotehan dengan sorot mata yang jernih, menatap mereka secara bergantian siapa yang berbicara. Pria paruh baya berbadan gempal itu menyunggingkan sudut bibirnya bersamaan dengan kumisnya juga.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai tongkat kursi
Baca
+Pustaka
Vonis mandul ditengah kehamilan istriku

Vonis mandul ditengah kehamilan istriku

Iya--hanya ada satu kursi yang tersisa, yaitu kursi di tengah-tengah di antara si kurus dan si pria bertato ini. Dengan terpaksa aku pun harus duduk di tengah-tengah mereka. Dalam satu meja terdapat 6 kursi yang sudah terisi. Tepat di hadapanku tiga tahanan dengan badan yang kekar seolah siap menghajar ku. Sementara di samping kananku duduk si kurus yang bernyali besar. Seperti biasa, dia selalu berbisik mengancamku, sehingga tidak ada satupun petugas yang mencurigai nya. Si pria bertato tiba-tiba saja mengeluarkan botol air mineral yang berisi cairan kuning dengan bau tak sedap. Sepertinya aku hapal betul cairan apa itu.
9.4462.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13.4K kali sebagai tongkat kursi
Tampilkan Ulasan (67)
Baca
+Pustaka
Sutry Dickinson
Akhirnya TAMAT juga...... Thanks ottor, ceritanya bagus. Endingnya keren. Puas baca bab Ending yang full dan panjang banget ceritanya. Walaupun koin mahal di bab ending tapi puas bacanya. Setimpal, harga koin dan isi cerita
Husna Hidarani
EMOSI BANGET SAMA NISA YA ALLAH. UDAHLAH JALANG, PENGKHIANAT, PELAKOR, KENA AZAB EH MASIH AJA NYUSAHIN ANTON. ANTONNYA JUGA ANTARA NAIF DAN BODOH, BEDA NEDA TIPIS......... Sebel banget, tapi tetep baca terus, wkwkwk
Baca Semua Ulasan
Pendekar Mayat Bertuah.

Pendekar Mayat Bertuah.

Sontak saja pemandangan seperti itu langsung membuat Prabu Jayantaka kaget. "Lho! Ini apa Paman? Kok ada kursi besar di sini? Lha ini juga kok ada botol-botol bekas minuman keras? Memangnya siapa yang habis mabok di sini?" ujar Prabu Jayantaka bertanya pada Patih Badrika.
8.8155.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai tongkat kursi
Tampilkan Ulasan (67)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang promo y kk LEGENDA RAJA PENDEKAR Kisah perjalanan seorang pendekar muda bernama Jiu Long, hingga mencapai tingkat derajat tertinggi di dunia kependekaran saat itu. Menjadi orang nomor 1 di dunia persilatan dan mendapat julukan sebagai RAJA PENDEKAR. Jangan lupa mampir ya. Terima kasih...
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang yang Legendaris, dia juga memiliki bakat yang besar dengan Tubuh Kaisar Langit. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Bidan Mima

Bidan Mima

Beberapa motif bunga tampil pada bagian jok kursi yang di susun random. Kami memilih kursi di sisi sebelah kiri pintu masuk pada bangunan utama. Terdapat ayunan kecil untuk satu orang. Sangat homey. Aku memesan chicken butter rice. Eki memesan nasi dori matah. Lemontea menjadi pilihan bagi kami di siang terik ini. "Ada acara apa tiba-tiba ngajak lunch bareng?" Aku membuka pembicaraan. "GaK ada, kangen aja. Masih penasaran sama yang di angkot dulu" Kembali ia membuat wajahku terasa panas dengan kalimatnya.
4.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai tongkat kursi
Baca
+Pustaka
Gadis Sejuta Dollar

Gadis Sejuta Dollar

Tongkat itu terbuat dari kayu berukir naga pada bagian pegangannya. Albin mengangguk. Dia juga ikut berdiri dari sofa begitu juga Jovan. Mereka berjalan pelan di belakang Adi. Di sela-sela hidangan makan yang mereka nikmati, mereka berbincang dengan hangat. Adi memperhatikan Jovan dan Albin. Dia tersenyum melihat cara mereka saling pandang.
9.656.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai tongkat kursi
Baca
+Pustaka
Legenda Tongkat Semesta

Legenda Tongkat Semesta

panggil petapa botak agar Lintang mendekat. Dia menggerakan tangan kirinya menciptakan sebuah meja berukuran sedang dengan dua kursi yang saling berhadapan, meja dan kursi tersebut juga berwarna emas. Lintang dengan ragu segera berjalan mendekati petapa botak, dia duduk di kursi yang telah disediakan, perlahan Lintang dapat menguasai diri, berada semakin dekat dengan petapa itu membuat hatinya entah kenapa menjadi tenang.
1014.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 395 kali sebagai tongkat kursi
Baca
+Pustaka
Cinta Pengganti

Cinta Pengganti

Duta tidak mengerti dengan bahan kain yang digunakan untuk melapisi kursi tersebut, tetapi ia paham harganya pastilah sangat mahal. “Om punya banyak mainan di kamar.” Gilang tersenyum tipis. Menyandarkan tongkatnya pada sisi meja, lalu menarik sebuah kursi untuk Duta. “Kamu duduk di sini, biar Om panggilkan bibik dulu. Habis itu, kamu makan dan Om tinggal mandi sebentar.” ~~~~~
1071.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai tongkat kursi
Baca
+Pustaka
Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin

Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin

Tidak jauh dari kursi itu, juga ada semacam podium untuk berbicara. Melihat Bradford memperhatikan kursi itu, Marva pun langsung menjelaskan, "Pak Bradford, kursi itu adalah tempat khusus untuk ketua Kamar Dagang Tiga Provinsi." "Kursi ini dibuat dari kayu cendana berkualitas tinggi dan dikerjakan oleh pengrajin paling terkenal di tiga provinsi ini. Siapa pun yang akhirnya duduk di sana, berarti dia berhasil terpilih."
10275.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.6K kali sebagai tongkat kursi
Baca
+Pustaka
Suami Kiriman Bikin Nyaman

Suami Kiriman Bikin Nyaman

"Ini kopinya, Mbak Laras," ucap Bik Yanti setelah aku duduk di kursi jengki. Kursi buatan Jepara yang pendek berbahan kayu yang dipadukan dengan rotan. "Duduk sini, Bik."
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai tongkat kursi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status