Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bukan Surga Impian

Bukan Surga Impian

Jika hampir di setiap tempat cafe tersebut, terdapat tanaman dari berbagai jenis dan ukuran. Salah satunya di tempat yang Jenna tempati sekarang. Meja bundar yang berisi 4 kursi itu dibuat dari kayu jati yang divernis dengan cantik. Kemudian, di bagian pegangan kursi masing-masingnya—ada tanaman imitasi yang seolah merambat. "Beliau pulang, Mas." Jenna menjawab pertanyaan Reyhan sebelumnya. "Lho, ditinggal ke toilet doang mama Puspa pulang?" Reyhan bergerak untuk duduk di kursi sebelah Jenna.
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai tongkat kursi
Baca
+Pustaka
Nona Hemat di Sarang Konglomerat

Nona Hemat di Sarang Konglomerat

"Duduk," perintah Raka Pradana. Suaranya tidak keras, tidak membentak, tapi memiliki bobot otoritas yang membuat lutut Citra Melati refleks menekuk. Citra duduk di satu-satunya kursi ergonomis di ruangan itu. Kursi Herman Miller seharga dua puluh juta yang terasa memeluk punggungnya dengan presisi menakutkan. Di sekelilingnya, rak-rak server menjulang seperti gedung pencakar langit mini, lampu indikatornya berkedip biru dalam ritme hipnotik.
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai tongkat kursi
Baca
+Pustaka
Hasrat Cinta sang Mantan

Hasrat Cinta sang Mantan

Apalagi mereka berdua menemukan sebuah sofa yang bentuk lengkungannya unik, Kenny menyunggingkan senyumnya ketika melihat benda yang khusus diciptakan untuk kegiatan suami istri itu atau yang biasa disebut kursi Tantra. Tasya sendiri juga melihatnya, wanita itu tak habis pikir jika ibu mertuanya memiliki fantasi yang cukup tinggi. Dari kursi Tantra sampai mainan berbagai bentuk, dari finger vibrator, magic Wand, double eggs vibrator, dan little bunny. Sejenak Tasya mengerutkan keningnya, dirinya sama sekali tidak tertarik dengan alat-alat tersebut, meskipun bentuknya lebih menggoda bahkan ada yang bergerigi.
1012.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 479 kali sebagai tongkat kursi
Baca
+Pustaka
DOSA TERINDAH

DOSA TERINDAH

Syifa menjawab, juga setengah berteriak karena gadis itu sedang berada di sudut, menyusun patung-patung. “Hah? Kata Karya?” Aku terkesiap. Aku tau pasti siapa pemilik perusahaan kontraktor itu. Keterkejutanku berlanjut saat melihat sebuah kursi santai yang empuk di dalam ruang kerjaku. “Lah, kirain Mbak Aya yang beli. Soalnya kata petugas pengantarnya, kursinya pesanan Mbak Cahaya.” Iin menjelaskan dengan kebingungannya saat aku bertanya perihal kursi itu.
9.8211.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.0K kali sebagai tongkat kursi
Baca
+Pustaka
Mahkota Darah sang PHOENIX

Mahkota Darah sang PHOENIX

Menambah nuansa klasiknya bangunan yang Xiao Chen sebut sebagai Ruang Tamu Spesial. Kini, Cang Jue dan Zhu Linglong duduk di atas kursi yang terbuat dari tulang harimau. Mereka dijamu Teh Bunga Kamomile—Teh khusus keluarga Kerajaan, oleh Xiao Chen yang kini duduk di seberang mereka berdua.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai tongkat kursi
Baca
+Pustaka
CUCU YANG DIBEDAKAN

CUCU YANG DIBEDAKAN

ucapnya lirih Aku mengangguk, sedikit kaku berbicara padanya. Tante Rita menyuruhku duduk di kursi tamu. Ia sendiri masih duduk di kursi roda di dekatku. Sementara di sebelahku juga ada Fika. Kursi yang begitu empuk dan nyaman untuk diduduki. Berbeda sekali dengan yang ada di rumahku atau di rumah Bude, di sana kami biasanya duduk di kursi kayu atau kursi plastik.
1019.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 389 kali sebagai tongkat kursi
Baca
+Pustaka
GGAP 2 : MR. NOBODY

GGAP 2 : MR. NOBODY

Hadi yang melihat hal itu hanya tertawa bangga. Ia segera melangkah ke balik meja CEO, matanya sedari masuk sudah langsung tertuju ke objek satu ini. Ia duduk dengan tenang diatas kursi CEO, sambil memejamkan matanya untuk menikmati rasanya duduk diatas kursi tersebut. Itu adalah Dragon Chairs terkenal asal Perancis, duduk diatasnya mampu meningkatkan rasa percaya diri seseorang. Bahkan, konon kabarnya raja dan ratu Eropa juga menggunakan kursi yang sama sebagai kursi mahkota kebanggaan mereka.
9.9676.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24.4K kali sebagai tongkat kursi
Tampilkan Ulasan (188)
Baca
+Pustaka
Dede Permana
Om thor berhubung lama nih di approve nya. Update di GGAP 2 aja. Kesel nih ga ada bacaan berkualitas. Lemot amat admin goodnovel nya. Novel sekuel kok harus di review lagi. Padahal langsung aja approve. Wong sudah ada 2 novel sebelumnya yg laris manis ......
Dede Permana
Ini bagaimana sih admin goodnovel, kalo cerita yg masih berlanjut kemudian ganti buku. Kayaknya ga usah lama nunggu persetujuan. Wong 2 buku sebelumnya laris manis. Cepetan ya. Udah ga sabar nih baca Ggap 3 The Last
Baca Semua Ulasan
Gadis Penari Sang Presdir

Gadis Penari Sang Presdir

ucap Sahara, menepuk-nepuk pegangan kursi dan mengayuhnya pelan. Roy menunduk di belakang istrinya. “Aku sudah tahu kalau kamu pasti akan menyukainya. Aku mendesain kursi ini sendiri dan membuatnya di tempat produksi furniture langganan. Kursi ini kunamakan Talita’s Baby dan aku sudah mematenkannya. Aku bisa memastikan kalau hanya istriku yang menggunakan model kursi ini. Berbahan kombinasi dari kayu dan besi yang kuat. Bisa dipakai untuk sekedar duduk bersantai, dan nyaman saat kamu menyusui atau menimang bayi.” “Suamiku memang hebat. Ternyata juga jago mendesain,” ucap Sahara, meraba dagu Roy yang menunduk di atas bahunya.
9.91.0M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27.3K kali sebagai tongkat kursi
Tampilkan Ulasan (296)
Baca
+Pustaka
Zizizaq
Baca karya orang buat belajar, Dan ini karya yang keren! Baca juga karya Zizizaq. 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. Nikah Kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4. Siksaan dari tunangan kakakku
Joanne Irene
walaupun novel ini udah lama, dan aku baru tau dan baru baca. tp jujur novelnya bagus banget. awalnya masih agak bingung dengan alur ceritanya, tapi pas udah ngalir aja, malah candu banget bacanya. terima kasih author. bisa kali S2? wkwkkwkwkw
Baca Semua Ulasan
Jagoan Kampung Merantau Ke Kota

Jagoan Kampung Merantau Ke Kota

Wajahnya datar dan tidak ada roman keramah-tamahan sama sekali. “Barok?” Tanya lelaki gondrong berkuncir itu. “Iya.” “Oke, masuk.” Barok pun memasuki lounge kelas bisnis ini, di mana di dalamnya terdapat meja-meja dan sofa yang mewah, lengkap dengan perabotan mahal yang memanjakan mata. Di sisi yang lain ada juga satu set meja kursi yang tertata khusus untuk keperluan rapat atau meeting.
1049.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai tongkat kursi
Tampilkan Ulasan (9)
Baca
+Pustaka
Ayusqie
Ribuan terima kasih sy ucapkan kpd Kakak-kakak pembaca yg telah mengikuti kisah Gending dan Widya di karya ini. Terima kasih jg utk Kakak2 yg sudah memberi sy hadiah. Sehat selalu, dan bahagia selalu. Amin
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
ISTRIMU TERNYATA SULTAN

ISTRIMU TERNYATA SULTAN

Di tengah ruangan, sebuah meja mahoni panjang mengkilap dikelilingi oleh dua belas kursi kulit hidrolik. Sebelas kursi sudah diisi oleh para jajaran direksi dan pemegang saham mayoritas pria dan wanita berambut perak dengan wajah kaku dan jas bernilai puluhan juta. Kursi ke-12, tepat di sebelah kanan kursi utama (yang dibiarkan kosong untuk menghormati mendiang ayah angkat Rangga), adalah kursi untuk Sang Vice President. Rangga masuk. Langkahnya sedikit kaku karena sepatu pantofel kulit buaya yang baru dibelikan Nyonya Pramono terasa menyiksa kelingkingnya.
10975 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai tongkat kursi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status